Tahun Depan Direncanakan Naik Jadi Rp 2,4 Juta
RADARSUMEDANG.ID, KOTA–Pemerintah Kabupaten Sumedang menyerahkan bantuan insentif bagi guru mengaji yang mengajar di TPA, TPQ dan DTA. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, penyerahan insentif bagi para guru ngaji ini mengalami peningkatan.
Terhitung ada 4.500 guru ngaji di Kabupaten Sumedang yang meliputi guru TPA, TPQ dan DTA yang mendapat bantuan insentif dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang masing-masing senilai Rp 2 juta yang jika ditotalkan menjadi Rp 9 miliar.
“Dari jumlah dimaksud, 300 orang diantaranya menerima insentif tersebut pada hari Sabtu (15/4) di Gedung Negara yang secara simbolis diberikan oleh Pak Bupati. Jadi sekarang ada peningkatan 100 persen, yang awalnya di Tahun 2022 bantuan insentif guru sebesar Rp 1 juta, tahun ini menjadi Rp 2 juta,” kata Eka kepada sejumlah awak media, Sabtu (15/4).
Ia pun berharap di Tahun 2024 ada penambahan kembali untuk insentif guru ngaji. “Rencananya pada Tahun 2024 jumlah penerima harus ditambah menjadi 6000 orang dan insentif pun naik menjadi Rp 2,4 juta. Kita doakan saja mudah-mudahan semuanya bisa terwujud,” ujarnya.
Sementara Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan terimakasih kepada tenaga pendidik diniyah yang telah membangun pondasi iman dan taqwa kepada para peserta didik seraya berharap ke depan kinerjanya semakin meningkat lagi.
“Sudah menjadi kewajiban pemerintah, pemimpin untuk memberikan perhatian bagi yang telah memberikan kontribusi pendidikan dasar keagamaan bagi anak-anak kita di usia dini. Terima kasih untuk para guru ngaji yang sudah mendidik anak-anak, meluangkan waktu untuk memberikan pendidikan agama. Saya juga minta tingkatkan kualitas para pengajar, perbaiki kurikulum, perbaiki sesuaikan kondisi jaman dan penguatan organisasi supaya bisa mensejahterakan anggotanya,” ucapnya.

Bupati merasa bersyukur bersyukur karena tahun ini bantuan insentif bagi para guru gaji guru ngaji meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Mohon doanya, tahun depan akan diajukan untuk naik lagi baik jumlah uang insentifnya maupun jumlah guru ngajinya. Rencananya akan dibayarkan per triwulan,” sebut Dony.
Dimintai tanggapannya, salah seorang penerima insentif dari TPA Abu Bakar As-Sidiq Kecamatan Sumedang Selatan, Silva Fitriah Syawaliani mengaku senang menjelang Hari Raya Idul Fitri bisa menerima insentif.
Silva menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumedang yang telah memberikan bantuan insentif kepada tenaga pendidik DTA, TPQ, dan TPA.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang konsisten setiap tahun memberikan bantuan insentif kepada guru ngaji. Ini merupakan bentuk komitmen beliau yang ingin memajukan pendidikan Islam sejak dini melalui TPA, TPQ dan DTA demi terwujudnya Sumedang Simpati,” katanya. (jim)





