RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumedang mengkonfirmasi, tidak ada satupun perwakilan Sumedang yang berpartisipasi dalam Jambore Dunia ke-25 tahun 2023 di Korea Selatan. Itu dikatakan Sekretaris Kwarcab Sumedang, H. Endang Suardy dalam keterangan persnya kepada Radar Sumedang, Senin (7/8).
“Dapat kami pastikan, Sumedang tidak mengirimkan peserta untuk kegiatan Jambore Dunia di Korea,” kata Endang. Selain itu dirinya juga mengungkapkan alasan absennya Sumedang pada ajang Jambore Dunia tersebut.
Alasannya terkendala oleh finansial. “Ini terjadi karena memang untuk keikutsertaan pada kegiatan itu seluruh pembiayaan dibebankan kepada calon peserta,” ujarnya.
Bahkan jauh sebelum event ini disampaikan lewat media sosial, semua anggota menyatakan ketidaksanggupannya. “Jadi setelah diedarkan kepada anggota Pramuka Sumedang. Tidak ada yang sanggup untuk mengikutinya sehubungan dengan keberatan dalam kebutuhan pembiayaannya,” terang Endang.
Sebagai informasi, Jambore dunia yang digelar barat daya kota Buan itu, diselimuti suhu ekstrem mencapai 35 derajat celcius. Meski baru berjalan beberapa hari, peserta yang sakit karena suhu ekstrem kini kian bertambah.
Akibatnya sebanyak 400 peserta jambore dunia di Korea Selatan, dikabarkan menjalani perawatan insentif karena tak kuat menahan gelombang panas yang kini mendera negeri gingseng tersebut.
Diketahui acara yang dimulai pada Selasa (3/8) diikuti kurang lebih 43.000 peserta dari 158 negara di dunia. Jambore Pramuka Dunia ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2023. (jim/net)






