RADARSUMEDANG.id, UJUNGJAYA – Sejumlah kepala desa di Kecamatan Ujungjaya mendesak agar segera dilakukan perbaikan secara permanen Bendungan Cariang yang mengalami kerusakan.
Kepala Desa Ujungjaya Cucun Alvian mengatakan, selama ini penanganan di Bendungan Cariang hanya bersifat sementara sehingga diharapkan Pemda dapat melakukan upaya lanjutan untuk menindaklanjuti kerusakan bendungan Cariang.
“Sekarang ada lahan milik petani sekitar 1600 hektar di wilayah 6 desa. Itu sudah 3 tahun tidak menikmati hasil panen sehingga saya mewakili petani rekan-rekan 5 desa seperti Cipelang Ujungjaya Palasari Sukamulya dan Kudangwangi meminta kepada Pak Pj Bupati agar melakukan perbaikan bendungan cariang. Jadi harus ada normalisasi sungai Cipelang yang melewati 5 desa karena sudah beberapa tahun kondisi sungai menyempit sehingga kalau hujan air meluap ke rumah dan tingginya satu pundak,” kata Cucun saat kegiatan Pasang Sangkur di Desa Ujungjaya, Selasa (17/10).
Sementara Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyebutkan penanganan sementara supaya air Sungai Cipelang bisa masuk ke irigasi dibuat tanggul darurat.
Pembuatan tanggul darurat supaya air Sungai Cipelang masuk ke saluran irigasi sehingga saat musim semai bulan November nanti sudah bisa dimulai.
Sumber pendanaan dari CSR Bank Sumedang Rp 10 juta, Bank bjb Rp 20 juta serta partisipasi masyarakat 9 desa di Ujungjaya.
“Pemerintah daerah sedang berikhtiar semaksimal mungkin Bendungan Cariang ini bisa diatasi dan ditangani. Saya sudah menugaskan Pj Sekda Tuti Ruswati ke Kementerian PUPR untuk berkonsultasi,” ucap Herman.
Herman juga mengatakan, Pemda melaporkan tentang Bendung Cariang ini ke Pemprov Jabar.
“Ini sedang kami ikhtiarkan saya juga akan lapor ke Pak Gubernur Jawa Barat dan akan komunikasi lanjutan dengan kementerian,” ujarnya.
Herman menyebutkan pemerintah daerah melalui Dinas PUTR sedang menyiapkan skenario jangka pendek supaya saat musim tanam November nanti air bisa mengairi lahan pertanian.
“Skenario jangka pendek disiapkan bronjong untuk tanggul sehingga suplai air masuk ke intake irigasi,” imbuh Herman.
Sementara itu AKBP Indra Setiawan mengatakan, akan mendukung langkah-langkah yang akan dilakukan Pemkab Sumedang.
“Ini memang perlu langkah untuk segera dan butuh dukungan semua pihak. Mudah-mudahan tadi disampaikan Pak Bupati ada solusi jangka pendek dan jangka panjangnya,” jelas Kapolres.
Sebagai informasi Bendungan Cariang membendung Sungai Cipelang dan mengairi 1.603 hektare sawah di sembilan desa di Ujungjaya. Bendungan Cariang yang dibangun tahun 1911 ini jebol dilanda banjir bandang. (jim)





