RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang menyatakan serius ingin menggarap kawasan Geopark di sekitar Jatigede.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman mengatakan, rencana ini sedang dikaji oleh peneliti. Mengingat air Jatigede dipastikan terkoneksi dengan sungai di Lembah Cisaar yang merupakan tempat ditemukannya sejumlah benda-benda purbakala di Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo beberapa waktu lalu.
“Insya Allah kalau ini terwujud, maka wisatawan tidak hanya berwisata ke destinasi yang ada di Jatigede. Tapi akan ke kawasan Geopark Jatigede yang tentunya tidak dapat ternilai dengan uang,” kata Nandang kepada Radar Sumedang, Jumat (5/1/2024).
Ia meyakini, tahun ini kajian tentang kawasan Geopark Jatigede akan menambah animo masyarakat untuk datang ke Sumedang.
“Kalau museum sudah ada di Desa Jembarwangi. Maka nanti paket wisata Jatigede itu akan bertambah ke Geopark Jatigede,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan Radar Sumedang sebelumnya, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati menginginkan kawasan Jatigede menjadi geopark.
Pertimbangan ini kata Sekda Tuti didasari adanya penemuan tulang binatang purba usia jutaan tahun yang ditemukan di Lembah Cisaar Desa Jembarwangi dan Darmawangi pada tahun 2004. Diantaranya gading gajah stegodon, tempurung kura-kura, gigi buaya gavialis, gigi kuda Nil, gigi babi, rahang rusa, dan tengkorak cervidae.
“Kami mengharapakan ke depannya lebih dikembangkan lagi dan diajukan bisa tidak kawasan Jatigede menjadi Geopark. Cikal bakalnya ada Site Museum Lembah Cisaar di Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo,” kata Tuti saat Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama dengan Badan Geologi Bandung Tentang Penyelidikan dan Pelayanan di Bidang Kebumian di Ruang Rapat Kareumbi PPS, Jumat (22/12/2023). (jim)







