Kondisi Stabil Pasca 23 Kali Gempa di Sumedang, BMKG Beri Tips dan Edukasi Mitigasi Bencana

oleh
AS : Simbolis penyerahan tas siaga bencana kepada peserta Sekolah Lapang Gempabumi, di SMA Negeri 1 Sumedang, Selasa (23/1).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Daryono menyebutkan, gempa bumi di Sumedang pada akhir Desember 2023 terjadi sebanyak 23 kali gempa. 

“Hasil monitor sejak tanggal 13 Januari 2024 sampai saat ini sudah tidak mencatat adanya gempa bumi. Artinya kondisi tektonik batuan kemarin yang mengalami pergeseran sudah stabil lagi sehingga harapannya tidak akan lagi ada gempa,” kata Daryono saat dikonfirmasi sejumlah awak media saat menghadiri Sekolah Lapang Gempa Bumi di kampus SMAN 1 Sumedang, Selasa (23/1/2024).

Meski demikian dikatakan Daryono, sumber gempa itu bisa terjadi perulangan namun entah berapa puluh tahun lagi itu bisa terjadi lagi. 

“Jadi periode ulang gempa itu sebuah keniscayaan yang pasti terjadi. Tetapi kapan itu terjadi belum bisa diprediksi dan belum bisa diramalkan. Dalam ketidakpastian kapan terjadinya kita masih bisa mitigasi menyiapkan bangunan yang strukturnya kuat, dan berlatih evakuasi,” ujarnya.

Dirinya juga memberikan tips bilamana terjadi gempa dengan kekuatan yang sangat besar. Yang mana masyarakat hanya perlu melindungi dirinya dengan furnitur yang ada di rumah.

“Kalau kita enggak bisa lari bahkan merangkak juga sudah tidak bisa, disarankan tidak memaksakan diri keluar rumah. Karena waktu untuk menyelamatkan diri sangat kecil sehingga cari perlindungan di dalam rumah apapun yang bisa melindungi badan kita. Baik itu kepala, leher dan tengkuk itu yang paling utama termasuk benda apapun yang bisa melindungi diri kita seperti kursi meja dan furniture lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut tambah Daryono, meskipun berdasarkan catatan statistik gempanya rendah. Namun dapat dibuktikan bahwa di Sumedang ada sumber gempa. 

“Itu terbukti dengan adanya pusat-pusat gempa yang berada di Sumedang ini, masyarakat tidak perlu takut dan khawatir. BMKG dan pemerintah akan mengedukasi, mendampingi hingga benar-benar akan menjadi warga yang mempunyai kapasitas dalam menghadapi bencana,” katanya. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.