KPU Sumedang Berinovasi dengan Digitalisasi dan Pelestarian Alam dalam Pemilu 2024

oleh
Panji/Radar Sumedang Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi saat melakukan penanaman pohon sebagai upaya KPU yang telah menghabiskan kertas untuk kepentingan logistik pemilu serentak tahun 2024.

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi mengatakan bahwa sebagian tahapan pemilu saat ini telah disesuaikan dengan perkembangan literasi digital.

Pasalnya kata Ogi, walaupun sebagian tahapan sudah mengikuti perkembangan zaman dengan menggunakan digital, seperti pendaftaran partai politik dalam Sipol KPU.

Namun, sebagian besar logistik masih Pemilu masih menggunakan bahan baku kertas seperti untuk kebutuhan surat suara, formulir-formulir, salinan-salinan kotak suara dan bilik suara.

“Jadi kalau sebelumnya pendaftaran parpol itu sudah paperless, yang mana pada pemilu sebelumnya mensyaratkan fotokopi KTP, KTA dan persyaratan lainnya secara fisik. Namun pada tahun 2024, sudah tidak lagi menyerahkan persyaratan fisik.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami selaku penyelenggara pemilu pada pelestarian alam. Maka selepas pelantikan KPPS kami melakukan penanaman pohon, dan kami menanam pohon di sejumlah TPS yaitu 3657,” kata Ogi kepada Radar Sumedang, Jumat (26/1/2024).

Adapun kata Ogi jika dihitung secara nasional, total kebutuhan kertas dengan berbagai jenis logistik Pemilu 2024 sekitar 65.998 ton atau setara dengan 65.998.000 kilogram kertas.

“Disisi lain, KPU secara keseluruhan menanam 5.709.898 bibit pohon yang jika dikalkulasikan setara dengan 66.234.816 kg atau 66.234 ton sehingga jumlah pohon yang ditanam KPU hampir setara dengan jumlah kebutuhan kertas yang digunakan KPU,” ujarnya.

Ogi juga mengatakan, tepat 19 hari menuju pemungutan suara, sejak tanggal 25 Januari 2024 KPU melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) telah melantik 25.599 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 3657 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

KPPS merupakan kelompok yang dibentuk oleh PPS di tingkat Desa untuk menyelenggarakan  pemungutan suara di TPS. Yang mana KPPS terdiri dari 7 orang anggota, dan pada pelaksanaan pemungutan suara, TPS akan dijaga oleh 2 orang petugas keamanan TPS.

“Kami sudah melaksanakan pelantikan KPPS secara serentak, ada sebanyak 25.599 orang anggota KPPS di Sumedang yang dilantik,” terang Ogi.

Lebih lanjut pasca dilantik, KPPS akan mengikuti serangkaian Bimtek oleh PPS didampingi PPK dan KPU.

“Bimtek kali ini berbeda dari sebelumnya, jika pemilu sebelumnya hanya 1 orang yang Bimtek, untuk pemilu 2024 semuanya anggota KPPS 7 orangnya yang di Bimtek. Hal ini kami lakukan dengan meningkatkan kualitas layanan pada pemilih pada saat pemungutan dan penghitungan suara,” imbuh Ogi.

Ogi menambahkan, pelantikan KPPS kali ini juga memecahkan 3 rekor MURI, yaitu pelantikan penyelenggara pemilu secara serentak terbanyak, bimtek Kepada anggota penyelenggara pemilu terbanyak, dan penanaman bibit pohon secara serentak oleh anggota penyelenggara pemilu terbanyak.

“Kami berharap KPPS berpegang pada peraturan perundang-undangan, kode etik, profesional dan berintegritas. Selamat menjalankan tugas bagi KPPS yang tadi dilantik,” jelas Ogi. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.