RADARSUMEDANG.id, UJUNGJAYA – Musibah banjir melanda Dusun Leuwiawi RW 07 Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya, Minggu (11/2) malam. Banjir terjadi saat wilayah Ujungjaya diguyur hujan deras sejak Minggu sore.
“Hujannya dari Ashar, air mulai masuk jam 6 sore. Air deras tiba-tiba masuk rumah saya sampai hancur,” kata Cicih, salah seorang warga.
Air luapan Sungai Cipelang disertai lumpur, masuk ke permukiman rumah penduduk. Akibatnya ratusan rumah kemasukan air serta lumpur. Cepatnya air masuk ke rumah membuat warga tak sempat menyelamatkan barang-barang rumah tangga.
Sementara itu, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman didampingi Pj Sekda serta dinas terkait, meninjau langsung lokasi banjir, Senin (12/4) pagi.
Pj Bupati Herman menyebut, banjir berdampak pada 220 kepala keluarga, dan lebih dari 700 jiwa. Selain itu, banjir juga merusak sedikitnya 5 rumah warga.
“Kami melakukan cek ricek kroscek, dan tadi malam juga BPBD beserta tim gabungan TNI Polri dan unsur lainnya berhasil mengevakuasi semua warga terdampak,” kata Pj Bupati Herman.
Dikatakan, selain ratusan rumah tergenang, sebanyak enam orang warga dilarikan ke Puskesmas. Satu orang meninggal dunia atas nama Arum (73).
“Dari enam yang dibawa ke Puskesmas itu ada satu yang meninggal atas nama ibu Arum usia memang sudah sepuh, almarhumah meninggal di Puskesmas. Sedangkan satu lagi masih ibu hamil masih di Puskesmas, sisanya sudah pulang,” ucapnya.
Adapun banjir diduga akibat adanya pendangkalan pada Sungai Cipelang, dampak pembangunan Tol Cisumdawu.
“Dalam sejarahnya Leuwi Awi ini memang langganan banjir tiap tahun karena luapan Sungai Cipelang. Kebetulan ada jalan tol tentu memberikan dampak, tapi sejauh mana dampaknya ini harus kami kaji secara teknokratis. Jadi kami tidak mau gegabah, tapi yang jelas dampaknya ada,” imbuhnya.
Senin pagi, air sudah mulai surut, namun masih menyisakan genangan lumpur. Untuk penanganan sementara, Pemda Sumedang mendirikan tenda darurat serta dapur umum.
Lebih jauhnya, Pj Bupati Herman Suryatman memastikan Pemda Sumedang memperhatikan semua kebutuhan dasar korban terdampak banjir di Leuwiawi Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya.
“Kami dirikan tenda darurat dan membuka dapur umum. Jadi jangan khawatir untuk makan 3 kali sehari kami jamin, pagi siang malam,” kata Pj Bupati Herman.
Termasuk sambung Herman, kebutuhan bayi, hingga pakaian layak pakai. Sebab, banyak warga terdampak yang bahkan tak sempat menyelamatkan pakaiannya.
“Ada popok dan lain sebagainya , tinggal diidentifikasi, akan langsung disiapkan. Termasuk baju salin, karena ada yang terbawa,” ujarnya.
Pj Bupati Herman juga memastikan dirinya sudah mengintruksikan kepala dinas terkait untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
“Ada BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan. Jadi warga jangan khawatir, percayakan ke pak kades, ke pak camat, ke Forkopimcam, termasuk di kabupaten ada saya yang pasti tanggungjawab. Kami pastikan pemerintah tanggap untuk mengatasi persoalan banjir di Ujungjaya ini,” imbuhnya. (gun)






