RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kepala Bappppeda Sumedang, H Agus Wahidin menyampaikan bahwa salah satu solusi jangka pendek untuk perbaikan Bendung Cariang Ujungjaya adalah melalui kolaborasi bersama sejumlah pihak.
“Alternatif yang sedang kami susun, dan mudah-mudahan ini bisa. Saya sedang susun dan akan berkoordinasi dengan Makodam Siliwangi untuk menemui bagian yang mengurusi pertanian atau irigasi. Apakah bisa tidak dikerjakan oleh daerah melalui TNI manunggal membangun desa (TMMD),” kata Agus Wahidin saat dikonfirmasi Radar Sumedang di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang, Jumat (1/3/2024).
Hal ini kata Agus Wahidin cukup beralasan, mengingat selama ini kegiatan TMMD identik dengan perbaikan aksesibilitas sehingga cukup beralasan apabila TMMD dapat membangun irigasi.
“Saya pikir kalau nanti dapat terwujud akan lebih efektif dan efisien. Karena anggaran normal untuk memperbaiki bendung Cariang sekitar Rp 31 miliar. Maka kita split bagian mana yang bisa dilakukan TMMD, bagaimana 1600 hektar sawah bangun irigasi yang kuat minimal 600-700 hektar sawah teraliri dari Bendung Cariang yang sungai Cipelang itu,” ujarnya.
Lanjut Agus Wahidin, andaikata bisa dilakukan maka upaya ini akan menjadi solusi sehingga tidak ada kebuntuan daripada persoalan jebolnya bendung Cariang Ujungjaya.
“Menurut saya kalau pakai TMMD katakanlah, kita anggarkan misalkan Rp 2 miliar insya Allah ada hasilnya. Kemarin ada solusi kecil dari Camat setidaknya bisa teraliri apalagi oleh TMMD yang nantinya Bronjong kawatnya bagus, batunya bagus. Itu ide dari saya, dan saya akan coba itu,” jelas Agus Wahidin. (jim)






