RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan, dari tujuh rumah yang terdampak pergeseran tanah di Babakan Cikamuning 2 RT 03 RW 04 Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan. Empat diantaranya sangat berpotensi ambruk.
“Ada beberapa rumah yang kondisinya rusak karena terdampak pergerakan tanah kurang lebih 1 Km. Empat rumah terdampak langsung kondisinya rusak, dan kalau lihat kondisi rumahnya disentuh saja bisa ambruk,” kata Herman saat turun langsung ke lokasi, Jumat (1/3/2024).
Lebih lanjut Pj. Herman mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga BPBD Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui penyebab pergerakan tanah tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Geologi dan BPBD Provinsi untuk mendalami apa yang menjadi penyebab pergerakan tanah ini kemudian langkah yang harus dilakukan seperti apa,” ujarnya.
Herman mengatakan, para penghuni dari empat rumah yang berpotensi ambruk tersebut akan secepatnya diungsikan.
“Langkah taktis kita, empat kepala keluarga beserta keluarga agar tinggal di sanak familinya, di rumah keluarganya. Apabila kita melihat pergerakan tanahnya, cukup mengkhawatirkan. Tentu harus diwaspadai, dikhawatirkan ada pergerakan tanah susulan,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Herman, saat ini sebagaimana diketahui Sumedang merupakan wilayah rawan longsor dan pergeseran tanah. Terbukti selain Mekar Rahayu dan Jatinunggal, kawasan kota juga terjadi pergerakan tanah di sekitar Lingkungan Darangdan, Kota Kulon, Sumedang Selatan.
“Tadi saya juga meninjau salah satu kawasan di Darangdan yang mengalami pergerakan tanah, satu warung itu hampir ambruk ke bantaran sungai dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” terang Herman.
Herman menghimbau kepada semua warga Sumedang agar lebih waspada dengan situasi dan kondisi saat ini. Mengingat intensitas hujan kian hari kian besar sehingga segala potensi atau kemungkinan bencana alam sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Khusus yang rumahnya ada di bantaran sungai kalau hujan lebat, apalagi malam hari segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ini sudah terjadi di Darangdan, dampaknya cukup luar biasa sehingga saya sebagai Penjabat Bupati Sumedang, keselamatan warga adalah yang paling utama,” pungkas Herman. (jim)






