RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia menyampaikan bahwa Kabupaten Sumedang telah bersiap untuk rekrutmen ASN tahun 2024.
Kata dia, berdasarkan hasil koordinasi dengan BKPSDM ada dua mekanisme yang akan dilakukan. Pertama untuk CPNS dan kedua untuk PPPK.
“Jadi banyak sekali perkembangan-perkembangan yang ada kaitan dengan rekrutmen, termasuk ketersediaan formasi yang disiapkan pemerintah daerah. Dan hasil koordinasi kami bahwa ada formasi untuk CPNS dan kedua untuk PPPK. Yang pasti Kemenpan-RB baru saja menyetujui kebutuhan untuk Sumedang,” kata Asep Kurnia di BKPSDM, Jumat (16/3/2024).
Selain itu lanjut dia, ada kebijakan yang diambilĀ oleh pemerintah pusat terkait PPPK. “Kita masih ada 3000-an lebih yang belum terselesaikan. Kita meminta pemerintah daerah secara bertahap bisa menuntaskan nasib mereka baik dari tenaga kependidikan, kesehatan maupun teknis sehingga tahun 2025 kita sudah selesai dengan urusan kelembagaan kejelasan status dan sebagainya,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Pengadaan Pemerintah dan Informasi ASN, Lilis Budiani menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang telah mengusulkan untuk pengadaan CPNS 2024.
“Tahun ini kami mengajukan 200 formasi CPNS yang terdiri dari 5 tenaga kesehatan dan 195 tenaga teknis,” sebut Lilis.
Adapun untuk pengadaan PPPK tahun ini difokuskan pada tenaga kependidikan (guru) sebanyak 400 formasi.
“Karena posisi guru saat ini harus PPPK, maka jumlah kebutuhan PPPK 400 formasi. Ini merupakan kebijakan pemerintah untuk penyelesaian persoalan non-ASN sehingga untuk kebutuhan PPPK sebanyak 400 formasi,” ucapnya.
Lilis menambahkan, usulan antara CPNS dan PPPK untuk tahun ini sebanyak 600 formasi telah menghitung sesuai dengan kemampuan finansial untuk penggajiannya nanti.
“Karena setiap daerah beda-beda dan disesuaikan dengan kemampuan APBD untuk belanja pegawai. Adapun baru kemarin kita mengajukan jumlah dan kemarin sudah ditetapkan oleh Menpan-RB sudah disetujui bahwa Sumedang segini yang kita ajukan,” jelas Lilis. (jim)







