RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Situasi arus balik di Terminal Ciakar pada H+4 Idul Fitri 1445 hijriah/2024 Masehi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Para pemudik tujuan Jakarta, Tangerang dan Bekasi ini tampak sibuk memadati areal Terminal Tipe A Ciakar, Kelurahan Situ, Sumedang Utara, Minggu (14/4/2014).
Menurut Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Ciakar Sumedang, Cahyono sejak H-2 pada Jumat (12/4/2024) terjadi peningkatan sampai 141 persen, dan hari ini sudah mendekati 200 persen dibanding hari-hari biasa.
“Dalam rangka melaksanakan pelayanan maksimal kepada para pemudik saat arus balik. Petugas kami sangat sigap untuk membantu keperluan pemudik dan memastikan mereka selamat sampai tujuan dengan armada bus yang kami siapkan. Karena diprediksi arus balik di Terminal Ciakar masih akan terjadi hari ini dan besok, yang jelas sampai saat ini sudah lebih dari 25 armada bus,” kata Cahyono saat ditemui sejumlah awak media.
Adapun kata Cahyono, untuk mengantisipasi terjadinya saling rebut armada bus, pihaknya telah memberlakukan antrian bagi penumpang supaya tidak terjadi rebutan bus.
“Ini dilakukan guna menciptakan rasa keadilan dan kenyamanan. Jadi mereka yang datang lebih awal tentunya akan mendapatkan nomor antrian lebih kecil dan lebih awal juga mendapatkan bus. Karena hari ini kami siapkan 35 armada bus yang datang dari Jakarta sembari menunggu perjalanan dari Jakarta ke Ciakar secara bergantian,” ujarnya.
Selain itu lanjut Cahyono, pihaknya juga menyediakan pelayanan jasa angkut barang bawaan dari dari halaman terminal ke ruang tunggu penumpang atau porter. Mengingat pelayanan ini gratis alias tidak dipungut biaya, dengan harapan penumpang akan lebih nyaman lagi saat masuk ruangan tunggu terminal Cikar.
“Petugas kami juga sigap membawa troli kalau sewaktu-waktu ada penumpang yang kelihatan membawa barang bawaan banyak. Jadi kami juga ingin memberikan yang terbaik pada penumpang yang berangkat dari terminal Ciakar apalagi pada moment arus balik ini,” ujarnya.
Sementara itu salah seorang pemudik tujuan Tangerang, Agus menyebutkan pihaknya sempat kagum dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak terminal. Terlebih saat ini selain bangunan baru, Terminal Ciakar melayani penumpang dengan kebijakan yang lebih rapi.
“Kami menyambut baik diberlakukannya nomor antrian oleh pihak pengelola terminal Ciakar. Jadi cukup adil juga dengan adanya nomor antrian ini dan kami pun tidak akan saling berebut bus karena di nomor antrian sudah jelas bus mana yang akan dinaiki,” sebut Agus. (jim)





