RADARSUMEDANG.ID, KOTA–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang melakukan upaya edukasi kepada sejumlah wisatawan yang tengah berlibur di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sumedang.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, selain untuk menjaga situasi Tibumtranmas di lokasi-lokasi wisata. Edukasi juga dilakukan sebagai upaya untuk memperingatkan para pengunjung agar lebih memperhatikan kenyamanan dan keselamatannya.
“Kami serta merta mengimbau agar para pengunjung untuk berhati-hati dengan adanya hujan di wilayah tersebut dan segera menghentikan aktivitasnya,” kata Rizzal kepada sejumlah awak media, Minggu (14/4/2024).
Adapun kata Rizzal, pada kesempatan itu pihaknya melakukan edukasi ke Villa Puteri River Inn Citengah, Sumedang Selatan.
“Karena wisata di kawasan Desa Citengah ini umumnya menawarkan wisata air baik, kolam renang ataupun tepian sungai. Kami ingatkan wisatawan yang di sungai agar tetap waspada jika turun hujan,” ujarnya.
Termasuk dalam hal ini, pihaknya juga menghimbau kepada para wisatawan yang membawa anak-anak. “Kami juga meminta untuk tidak luput memperhatikan anak-anaknya jika bermain di tepian sungai,” ucapnya.
Terakhir disampaikan Rizzal, tim Satpol PP juga mengimbau para pengelola wisata agar lebih memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
“Kami juga mengedukasi para pedagang dan parkir agar dapat memberikan kenyamanan kepada pengunjung,” katanya.
Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menyampaikan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang akan terjadi pada 13 16 April 2024.
Karenanya Herman mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2024 untuk waspada dan hati-hati selama di perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap mewaspadai potensi bencana yang mungkin terjadi selama perjalanan arus balik,” kata Herman di Kota Bandung, Sabtu (13/4/2024).
Selain itu lanjut Herman, BPBD Jawa Barat mencatat 13 laporan kejadian bencana pada periode 11-12 April 2024, seperti bencana banjir di Kabupaten Sumedang dan Kota Cimahi, dan bencana longsor di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Kendati demikian, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat selama menjalani perjalanan arus balik Lebaran. Pertama, melakukan pantauan cuaca sebelum melaksanakan perjalanan melalui berbagai kanal informasi, seperti BMKG.
“Pastikan jalur perjalanan yang akan dilewati tidak terhambat oleh peristiwa bencana yang menyebabkan lajur jalan tidak bisa dilalui kendaraan dengan memantau informasi di media sosial,” ucap Herman.
Termasuk dalam hal ini dirinya juga meminta masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam keadaan baik untuk dikendarai perjalanan jauh, dan menghentikan kendaraan serta menepi di tempat yang aman dalam bangunan yang kokoh jika terdapat potensi cuaca ekstrem.
“Jika melaksanakan perjalanan ke tempat wisata, pastikan untuk mengetahui potensi bencana yang mengancam di lokasi tersebut melalui aplikasi Inarisk Personal yang dapat diunduh di Play Store maupun Apple Store,” jelas Herman.(jim)







