RADARSUMEDANG.id, KOTA — MA Plus Al Munir Sumedang menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII di Aula MA Plus Al Munir yang berada di Jalan Pager Betis, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Sabtu (25/5/2024).
Acara perpisahan kali ini istimewa lantaran selain dihadiri oleh para orang tua siswa kelas XII, komite madrasah, dewan guru, juga dihadiri langsung Pembina Yayasan Al Mamun dan MA Plus Al Munir Sumedang yang juga merupakan Bupati Sumedang Periode 2019 – 2023, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM.
Dalam sambutannya, H. Dony Ahmad Munir memberikan pesan kepada seluruh siswa dan mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah menyekolahkan anak-anaknya di MA Plus Al Munir. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama di madrasah bisa menjadi bekal untuk kehidupan di dunia dan akhirat kelak.

“Selain belajar ilmu umum, di sini juga diberikan ilmu agama yang menjadi fondasi iman dan takwa. Insya Allah, dengan ilmu agama, anak-anak akan menjadi anak yang soleh dan doanya akan terus menerangi alam kubur kedua orang tuanya,” tuturnya.
Bupati Sumedang periode 2019 – 2023 ini juga mengajak para lulusan dan orang tua siswa untuk mengajak saudara, kerabat dan yang lainnya untuk mendaftarkan sekolah ke MA Plus Al Munir.
Sementara itu, Kepala MA Plus Al Munir Sumedang, H. Budiman, SPd, MM, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada MA Plus Al Munir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama tiga tahun masa pendidikan.

“Kepada para siswa ingat bahwa pembelajaran tidak berakhir sampai hari ini. Pembelajaran adalah proses seumur hidup, dari lahir hingga liang lahat. Teruslah belajar dan mengaji, karena ilmu yang didapatkan di aliyah ini hanyalah secuil dari luasnya ilmu dari Allah SWT,” ujar H. Budiman seraya menambahkan bahwa selesainya pendidikan di aliyah ini adalah awal dari era baru dimana para siswa akan terjun langsung ke masyarakat dan mengarungi pengalaman baru.
Acara perpisahan ini juga turut dimeriahkan dengan berbagai kreasi siswa seperti paduan suara, musikalisasi puisi, pemutaran film pendek, pentas tari tradisional, serta penampilan istimewa dari dewan guru yang menampilkan modern dance dan pentas band.
Acara semakin khidmat dengan digelarnya upacara adat lengser Sunda untuk simbolis pelepasan atribut, serta diakhiri dengan penyerahan ijazah dan pengalungan medali kelulusan. Momen ini begitu mengharukan hingga tak sedikit siswa, orang tua, dan dewan guru yang mencucurkan air mata.(rik)





