RADARSUMEDANG.id,KOTA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang mencatat peminat pendaftar magang ke Jepang setiap tahunnya bertambah. Sebagai gambaran, awal program magang ke Jepang digulirkan Pemkab Sumedang pendaftar mencapai 180 orang, namun untuk tahun 2024 ini sudah 300 pendaftar.
Adanya peningkatan jumlah pendaftar program magang ke Jepang dibenarkan Kepala Bidang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang Irma Dewi Agustin.
Menurut Irma meningkatnya jumlah pendaftar ke Jepang tidak terlepas juga dari upaya upaya yang dilakukan Disnakertrans Sumedang selama ini.
“Adanya peningkatan ini juga berkat terobosan yang dilakukan pihak Disnakertrans Sumedang dengan terus melakukan sosialisasi dan memberikan kemudahan kemudahan kepada peserta,” ujar Irma, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa untuk peserta magang ke Jepang ini pihaknya lebih mengutamakan pendaftar yang berasal dari masyarakat kurang mampu dalam hal ini yang masuk kriteria miskin maupun miskin ekstrem. Dimana nantinya ketika lulus seleksi akan mengikuti pelatihan di LPK yang biayanya disubsidi oleh pemerintah.
Begitupun ketika berangkat mereka akan mendapatkan dana talang untuk biaya transportasi, dan itu nantinya diganti dengan cara mencicil setelah mereka bekerja. Jadi sebenarnya untuk program magang ke Jepang ini peserta relatif tak mengeluarkan biaya besar, mereka hanya mengeluarkan biaya untuk medical check up saja, sementara yang lainnya ada yang di subsidi dan ada juga yang menggunakan dana talang,” ungkapnya.
Adapun terkait tata cara pendaftaran peserta bisa daftar secara online melalui aplikasi sipedo atau website sipedo.sumedangkab.go.id.
“Nanti pilih menu kerja ke Jepang. Untuk pengumuman kapan pelaksanaan tes dan jadwal lainnya dapat di akses di Instagram Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumedang. (gun)







