RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumedang resmi memulai untuk mengawasi tahapan pemutakhiran data pemilih untuk kebutuhan Pilkada serentak di Kabupaten Sumedang.
Karenanya, untuk mengawasi jalannya pengawasan, Bawaslu Sumedang telah membentuk posko Aduan Masyarakat Kawal Hak Pilih dan meluncurkan program Patroli Kawal Hak Pilih.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas pada Bawaslu Sumedang, Taufik Hidayat mengatakan, tahapan pemutakhiran data pemilih akan menjadi salah satu tahapan pilkada yang panjang.
Pasalnya tahapan ini mulai dari pencocokan dan penelitian (coklit) akan berlangsung mulai tanggal 24 Juni hingga 24 Juli 2024, hingga pemutakhiran data yang berlangsung sampai 27 November 2024.
“Posko aduan masyarakat kawal hak pilih dilaksanakan secara berjenjang dari Bawaslu RI sampai di panwascam. Ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan atau pengaduan terkait hak pilih,” kata Taufik kepada Radar Sumedang di Sekretariat Bawaslu Sumedang, Rabu (26/6/2024).
Selain itu lanjut Taufik, Bawaslu juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat manakala ingin menyampaikan laporan atau pengaduan terkait hak pilih dapat menghubungi petugas kehumasan Bawaslu melalui kanal WhatsApp 082118345856
“Kami ingin memastikan setiap warga Sumedang yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Posko Aduan Masyarakat dan Patroli Kawal Hak Pilih ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengawal Pemilihan serentak 2024 yang jujur, adil, dan transparan,” ujarnya.
Lebih lanjut sambung Taufik, Bawaslu Sumedang juga telah mengadakan rapat dalam kantor (RDK) pengawasan pemutakhiran data pemilih untuk kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2HM) yang ada di setiap Panwascam se-Kabupaten Sumedang.
Pembekalan ini melibatkan KPU Sumedang oleh Kadiv Data KPU Sumedang Asep Wawan sebagai narasumber.
Diharapkan dengan adanya posko aduan masyarakat dan patroli kawal hak pilih dapat meminimalisir potensi masalah dalam pemutakhiran data pemilih.
“Pemilihan serentak (Pilkada Jawa Barat dan Sumedang) adalah milik kita bersama. Mari kita jaga bersama agar Pemilihan Serentak 2024 berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah. Kemudian yang perlu kami sampaikan, masyarakat juga dihimbau untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan tahapan pemilihan serentak 2024, dengan melaporkan segala bentuk kecurangan atau pelanggaran yang ditemukan,” katanya. (jim)







