Budidaya Ikan dengan Teknik Bioflok Kian Populer di Sumedang

oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID BIOFLOK: Diskanak Kabupaten Sumedang memperkenalkan sistem bioflok. Sistem budidaya ikan ini dainggap lebih menguntungkan.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Teknik budidaya ikan dengan cara bioflok sudah mulai digemari masyarakat Kabupaten Sumedang. Hal ini tidak terlepas dari upaya Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang yang terus memperkenalkannya pada masyarakat.

Kepala Bidang Perikanan Diskanak Sumedang Rudi Hadian mengatakan sosialisasi  budidaya ikan dilakukan sejak dua tahun lalu. 

“Alhamdulilah setelah diperkenalkan saat ini banyak juga masyarakat yang menerapkan teknik bioflok dan merata di semua Kecamatan,” ujar Rudi, Minggu (7/7).

Ia menjelaskan bahwa bioflok merupakan suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan. 

“Teknik bioflok ini ditujukan untuk masyarakat yang memiliki keinginan budidaya ikan tetapi tidak memiliki kolam,” ujarnya.

Adapun sistem budidaya ikan dengan cara bioflok untuk jenis ikan lele dan nila dianggap lebih menguntungkan bagi petani ikan dibandingkan cara konvensional. 

“Umur panennya juga tidak terlalu lama, dengan waktu sekitar 3 bulan petani ikan sudah dapat memanennya,” imbuhnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.