RADARSUMEDANG.ID, CIMANGGUNG– Bupati Sumedang periode 2018-2023, Dony Ahmad Munir meyakini, program pengentasan kemiskinan ekstrim yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sumedang dapat terwujud.
Keyakinan itu dikatakan Dony, mengingat berdasarkan pengalamannya memimpin juga kekompakan dari semua pihak bisa dilakukan secara kontinyu oleh pemerintah saat ini.
“Saat ini pemerintah sedang terus berupaya mengentaskan hal itu. Harus diakui memang, di Sumedang masih tinggi,” kata Dony di sela peresmian Gedung Tajj Mahal Ulama, di kompleks Masjid Besar An-Najah, Kecamatan Cimanggung, belum lama ini.
Disinggung mengenai program tangkas kemiskinan (tangkis) yang sudah digulirkan kepada miskin ekstrim. Dirinya mendukung penuh program tersebut.
“Khususnya di Cimanggung, saya lihat Pak Camat ada program Tangkis. Masyarakat miskin ekstrim juga diberikan bantuan,” ujarnya.
Selain itu lanjut Dony, dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Pola kolaborasi pentahelix dengan perusahaan juga sudah dilakukan.
“Yang jelas (kemiskinan) terus berkurang. Semua bahu membahu, termasuk di Cimanggung sudah mengatasi itu,” ucapnya.
Lebih lanjut diakui Dony, Cimanggung dinilai sebagai daerah yang angka kemiskinan ekstremnya cukup tinggi.
“Memang ini mencolok, sebab Cimanggung merupakan daerah industri. Jadi sewajarnya, keberadaan industri itu berdampak kesejahteraan untuk warganya,” katanya. (jim)






