Pasangan Bacakada Jalur Perseorangan Lucky – Hendrik Tunggu Hasil Verfak

oleh
Panji/Radar Sumedang Bacawabup dari jalur perseorangan, Lucky Djohari Soemawilaga.

RADARSUMEDNAG.id, KOTA – Bakal Calon Wakil Bupati Sumedang dari jalur perseorangan, Raden Lucky Djohari Soemawilaga menyampaikan hingga saat proses pencalonan dirinya bersama bakal calon Bupati Sumedang, Hendrik Kurniawan masih menunggu hasil Verifikasi Faktual (Verfak) kedua yang dimulai pada 31 Juli hingga 10 Agustus 2024.

Oleh sebab itu penentuan lolosnya tidaknya untuk menjadi kandidat pasangan calon dari jalur perseorangan ini kata Lucky, tergantung dari hasil verfak kedua dan hasil perbaikan, yang akan diputuskan KPU pada 19 Agustus 2024.

Dirinya pun menyampaikan tak gentar dengan kandidat pasangan calon dari gabungan partai politik yang akan mendaftar pada tanggal 27 Agustus 2024 mendatang.

“Dengan lolosnya kami dalam verfak ini, secara otomatis kami memiliki sedikitnya dukungan sekitar 10 persen dari 7,5 persen batas minimum syarat dukungan. Kita lihat dukungan gabungan partai pun, belum tentu mendapatkan dukungan sebanyak 10 persen sehingga wajar, jika menurut kami sudah realistis berpikir memiliki modal dasar dukungan 7,5 persen sampai 10 persen,” Luky saat dikonfirmasi Radar Sumedang dalam sebuah kegiatan di areal Pacuan Kuda, Kelurahan Kota Kaler, Sumedang Utara, baru-baru ini.

Lucky pun menjawab alasan dirinya bersama bacabup Hendrik Kurniawan tidak mengambil jalur partai. Lucky mengakui hal tersebut dicegah oleh pendukungnya, sebab menurut mereka, lebih baik mengambil jalur independen (perseorangan).

“Biasa-biasa saja ya,  justru akan lebih bervariasi. Karena bagaimana pun semakin banyak kandidat dalam Pilkada Sumedang 2024 ini, maka pilihan akan bervariasi. Belum lagi, masyarakat dengan rasa sayangnya kepada saya, tidak memperkenankan saya masuk ke jalur partai. Saya hindari komunikasi politik dengan partai, karena jika dengan partai tentu terbelenggu oleh intervensi golongan dan kita menghindari itu,” ujarnya seraya menambahkan jam terbang dalam politik sangat minim.

Selain itu lanjut Lucky, proses pencalonan yang sedang diikuti olehnya merupakan bagian dari pada suguhan positif bagi masyarakat Sumedang dalam menentukan pemimpin, yang sesuai dengan hati nurani, yang sudah barang tentu berharap pemimpin yang terbaik bagi Kabupaten Sumedang.

Lucky yang juga sebagai Radya Anom Karaton Sumedang Larang ini  juga mengungkapkan motivasi besar  dalam mengikuti Pilkada Sumedang 2024.

Yang mana dirinya ingin mengambil peran untuk melakukan sebuah upaya pemberdayaan, kepada kepentingan masyarakat daerah dan Sumedang yang lebih luas.

Adapun program unggulan yang ditawarkan adalah, pertama tentu secara pribadi berbasis sentra budaya sehingga menjadikan prioritas adalah kemajuan kebudayaan yang signifikan juga.

“Begitu juga dengan pemberdayaan ekonomi, jadi tugas kami ke depan, bagaimana kita mengangkat potensi kekuatan budaya, mengangkat potensi kekuatan ekonomi itu yang harus dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Oleh karena itu, tambah Lucky, sesuai fokus dan konsentrasinya yang berlatar belakang Sosial Budaya, maka lebih spesifik dirinya memilih posisi wakil ketimbang bupati.

“Nah, yang memiliki pemikiran umum dan jam terbang dalam politik sudah tinggi, ada pada Pak Hendrik. Ini tentu bisa berkolaborasi dalam mengelola Kabupaten Sumedang yang baik. Termasuk dalam hal ini kami juga sudah berkomitmen untuk sama-sama berbagi dalam hal menentukan kebijakan yang akan diambil nantinya,” pungkas Lucky. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.