Kapolres Sumedang  AKBP Joko Dwi Harsono Ajak Masyarakat Jadi ‘Polisi’ 

oleh
Kapolres Sumedang menyerahkan motor hasil curian kepada korbannya, Selasa (9/3). Kapolres mengajak masyarakat agar menjadi polisi agar tidak menjadi korban kejahatan.

RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono mengajak masyarakat untuk menjadi ‘polisi’. Artinya, masyarakat harus selalu ekstra waspada, sehingga tidak menjadi korban kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor. 

“Kami memberikan saran kepada masyarakat, yang pertama adalah kami mengimbangi agar masyarakat menjadi polisi, minimal bagi dirinya sendiri. Maksudnya jangan mau menjadi korban yang cocok untuk kejahatan,” kata Kapolres Joko, saat pengungkapan kasus curanmor, baru-baru ini. 

Joko menggambarkan, masyarakat harus sangat hati-hati dalam menyimpan kendaraan bermotor. 

“Jangan memarkir kendaraan dalam posisi kunci tergantung, jangan menyimpan barang berharga di bagasi motor,” ujarnya. 

Lalu Kapolres juga menyampaikan bahwa masyarakat jangan pelit memberikan penerangan di sekitar rumah. Kata Kapolres, dengan suasana yang terang dapat menghilangkan kesempatan pelaku kejahatan melakukan aksinya. 

“Yang ketiga untuk tempat-tempat publik seperti masjid atau juga tempat-tempat publik lainnya agar dipasang CCTV. Jika ada CCTV ini bisa mengurungkan niat pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, kemudian juga mempermudah bagi penyidik melakukan penyelidikan,” imbuhnya. 

Sebagai contoh kata Kapolres, kejadian curanmor yang terjadi di halaman parkir sebuah masjid di Dusun Cileuksa Desa Paseh Kidul Kecamatan Paseh, pada 31 Agustus 2024. Dari pengungkapan itu Satreskrim Polres Sumedang berhasil mengamankan pelaku pencurian. 

“Pada saat itu motor korban diparkir di masjid dengan posisi kunci motor tergantung di kontaknya. Alhamdulillah unit Ranmor berhasil mengungkap pencurian itu setelah pelaku menggunakan motor itu di kampung tersebut. Jadi kami berhasil amankan pelaku dan kendaraan,” kata Kapolres. 

Usai proses mendirikan, polisi menyerahkan motor tersebut kepada korbannya yang bernama Totom Sopandi (39). 

“Waktu itu saya sedang jemput, nunggu anak pulang sekolah. Alhamdulillah sekarang motornya sudah kembali lagi. Saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada pak Kapolres Sumedang serta jajarannya. Mudah-mudahan ini nggak kejadian lagi,” tuturnya. (gun) 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.