RADARSUMEDNAG.ID, JATINANGOR – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumedang resmi dimulai sejak pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada minggu lalu.
Empat pasangan calon (paslon) dipastikan akan berkompetisi dalam kontestasi ini, yaitu pasangan Dony – Fajar Ardila, Eni Sumarni – Ridwan Solichin, Irwansyah Putra – Mustikaningrat dan Hendrik Kurniawan – Luky Djohari Soemawilaga.
Salah satu calon yang menarik perhatian publik adalah Dony Ahmad Munir yang merupakan petahana dan pernah menjabat sebagai Bupati Sumedang periode 2018-2023.
Ia mengusung visi untuk melanjutkan pembangunan dan inovasi yang telah dimulai pada periode sebelumnya, dengan harapan membawa Sumedang ke arah yang lebih baik.
Masyarakat Sumedang menyambut pemilihan ini dengan harapan besar. Komunitas Kreatifitas Publik Kabupaten Sumedang Giwang Himawan dalam wawancara menyampaikan pandangannya terkait Pilkada ini.
“Saya rasa siapapun itu calon bupatinya yang penting bisa membawa Sumedang jauh lebih baik dari sekarang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah permasalahan yang masih dihadapi oleh Kabupaten Sumedang, seperti ketertinggalan dalam berbagai sektor, mulai dari sumber daya manusia hingga sumber daya alam.
Giwang menekankan bahwa pembangunan yang bersifat hibah, baik dari provinsi maupun pusat, sering kali tidak berdampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu kritikan Giwang adalah terkait dana bantuan dari provinsi untuk daerah pesisir Waduk Jatigede yang hingga kini mangkrak dan tidak terawat. Selain itu, ia juga menyoroti masalah akses air bersih di beberapa wilayah. Meski PDAM sudah menjangkau hingga tingkat desa, biaya layanan yang tinggi masih menjadi keluhan masyarakat.
“Saya harap pemerintah Sumedang yang berikutnya harus memikirkan hal-hal yang pro rakyat, bukan proyek, karena masih banyak PR untuk pembangunan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
Pilkada Sumedang kali ini menjadi sorotan publik dengan harapan besar masyarakat agar pemimpin yang terpilih dapat membawa perubahan nyata, terutama dalam memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan warga. (tha)





