Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli Siapkan Anggaran Makan Siang Rp 5 Miliar dari APBD 2025

oleh

RADARSUMEDANG.ID, KOTA –  Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menyebutkan, Pemda telah mempersiapkan anggaran dari APBD tahun anggaran 2025 untuk program Makan Siang Bergizi di satuan pendidikan.

Kami mempersiapkan anggaran dari APBD  2025 sebesar Rp 5 miliar. Pemerintah daerah berkontribusi untuk menyelenggarakan program ini,” kata Yudia saat uji coba makan siang bergizi partisipatif di SDN Pamoyanan Jatigede, Selasa (11/9/2024) kemarin.

Menurutnya, dalam uji coba Program Makan Siang Bergizi Pemkab Sumedang menggunakan tata kelola kolaboratif.

Dirinya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama mensukseskan program ini. Untuk partisipasinya dari dunia usaha dan masyarakat agnia. Partner untuk menyelenggarakan program ini dari Ibu-ibu PKK Kecamatan.

Adapun menu makanan yang disajikan merupakan hasil olahan  PKK Kecamatan Jatigede dan Jatinangor. Menunya yakni nasi putih, ayam, capcay, nugget dan penutup susu.

Karenanya, selain memenuhi kebutuhan nutrisi  para peserta didik, Program Makan Siang Bergizi juga memiliki multiplier effect (dampak ganda) terhadap program ketahanan pangan masyarakat.

“Selain memenuhi kebutuhan pangan dengan beras organik dan non organik, kedepannya kami berencana memperkaya menu makan siang bergizi dengan Beras Analog Mandala sehingga anak-anak akan mendapatkan asupan gizi yang lebih lengkap dan seimbang,” ujarnya.

Dijelaskan Yudia, beras analog merupakan pangan alternatif ramah lingkungan yang terbuat dari bahan pangan non beras seperti olahan ubi atau singkong namun bentuknya dihidangkan seperti beras atau nasi.

“Ini adalah inovasi di bidang pangan untuk mengantisipasi kelangkaan beras sebagai makanan pokok. Beras Analog yang dinamakan Mandala ini hasil kerja sama dengan IPB,” ucapnya.

Selain Beras Mandala lanjut Yudia, akan turut disajikan Mangga Gedong Gincu sebagai menu yang turut melengkapi kebutuhan gizi. Terlebih Selain kaya akan vitamin dan mineral, buah lokal tersebut rasanya manis dan segar sehingga disukai anak-anak.

“Kami berharap dapat menciptakan makan siang yang bergizi tetapi juga lezat dan menarik bagi anak-anak,” ucapnya.

Menurutnya, program tersebut juga dapat mengungkit UMKM naik kelas dan memberdayakan desa melalui PKK.

“Harapan kami dengan program ini dapat terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam upaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, sejahtera,” pungkas Yudia. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.