RADARSUMEDANG.ID, PAMULIHAN – Puluhan ASN pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang mengikuti kegiatan pesantren kilat yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang.
Acara berlangsung di Pondok Pesantren Islam Internasional Assyifa Wal Mahmuudiyyah, Dusun Simpang, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, mulai Jumat (25/10) hingga Sabtu (26/10/2024).
pimpinan Pondok Pesantren Assyifa Wal Mahmuudiyyah, Abuya KH. Muhamad Muhyidin Abdul Qadir Al Manafi MA, menjelaskan bahwa pesantren kilat bagi ASN ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang pernah digelar oleh Pemkab Sumedang sebelumnya.
“Kali ini, pesertanya adalah pejabat administrator, pengelola keuangan, sekretaris dinas (sekdis), kepala bidang (Kabid), serta sekretaris kecamatan (Sekcam) di seluruh Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Abuya menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ASN tentang ilmu dan amal keagamaan yang luas, menyeluruh, dan terpadu (kaffah), sehingga mampu mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, dengan semangat nilai-nilai kepesantrenan.
“Sebagai pelayan publik, ASN harus memiliki fondasi keimanan yang kuat,” ujar Abuya.
Abuya mengharapkan para peserta semakin sadar bahwa mereka sebagai aparatur negara memiliki peran penting dan strategis sebagai khalifah fil ardi, abdi masyarakat, dan abdi negara.
“Peserta juga diharapkan mampu mengamalkan norma agama dengan kokoh, mendorong terciptanya aparatur yang agamis dan profesional sehingga dapat menunjang kinerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BKPSDM bekerja sama dengan PT. Syifa Madinah Arafah, lembaga yang kompeten dalam pelatihan keagamaan untuk meningkatkan integritas dan kapasitas ASN.
Sekretaris Ponpes Internasional Assyifa Wal Mahmuudiyyah, H. Endang Suryana, mengungkapkan bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari 70 pejabat manajerial di lingkungan Pemkab Sumedang, termasuk 17 sekretaris dinas/kepala bagian, 41 kepala bidang, dan 12 sekretaris kecamatan.
“Harapannya, kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Kami berharap seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat dapat menggelar pesantren kilat di sini, seperti yang sudah dilakukan Pemkab Sumedang dan Kabupaten Bandung,” tandasnya. (tha)






