Pameran Raja Kayu 2.0 di Sumedang Dorong Ekspor Produk Kerajinan Kayu Berkualitas ke Pasar Internasional

oleh
Sejumlah hasil kerajinan tangan dari bahan kayu yang dipamerkan pada pameran produk Raja Kayu di Kecamatan Paseh.

RADARSUMEDANG.id, PASEH –Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kayu Provinsi Jawa Barat, yang berlokasi di Jalan Raya Legok-Conggeang, Kecamatan Paseh, Sumedang, baru-baru ini menggelar pameran produk kerajinan kayu bertajuk Raja Kayu 2.0. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga membuka peluang besar bagi para pengrajin kayu Sumedang untuk menembus pasar internasional.

Berbagai produk kayu berkualitas tinggi dipamerkan dalam pameran tersebut, mulai dari furnitur minimalis hingga ukiran kayu bernilai seni tinggi. Beberapa produk unggulan yang menarik perhatian pengunjung antara lain meja kerja dari kayu jati dengan desain ergonomis, lampu hias unik, dan replika perahu Pinisi.

Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas para pengrajin. “Kreativitas ini membuktikan bahwa produk kayu Sumedang tidak kalah bersaing dengan produk dari daerah lain,” ujar Yudia.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pengembangan industri perkayuan di Sumedang. “Keberhasilan Raja Kayu 2.0 tidak lepas dari kolaborasi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Insya Allah dengan kolaborasi ini, industri kayu Sumedang dapat berkembang pesat,” jelas Yudia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memfasilitasi para pelaku usaha kayu dalam hal permodalan, pelatihan, maupun promosi. Saat ini terdapat sekitar 53 Industri Kecil Menengah (IKM) kayu di Sumedang yang memiliki produk berkualitas tinggi dan potensi besar untuk berkembang lebih jauh.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Amanda Soemedi Machmudin, yang turut hadir dalam pameran, mengaku terkesan dengan produk-produk kayu dari Sumedang.

 “Potensi ekspor produk kayu Sumedang sangat besar. Setelah melihat hasil karya para pengrajin, saya yakin produk-produk ini mampu bersaing di pasar internasional,” ungkap Amanda.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pemasaran bagi produk-produk kayu Sumedang. “Kita harus membantu para pengrajin memasarkan produknya, baik di dalam maupun luar negeri, agar mereka bisa meraih keuntungan lebih besar,” tuturnya.(jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.