PENDIDIKAN merupakan suatu hal yang penting bagi setiap manusia, bukan hanya pembelajaran yang diajarkan di rumah oleh orang tua dan pendidikan informal seperti bimbingan mandiri diluar sekolah, tetapi juga perlunya pendidikan formal yang diberikan oleh para guru di sekolah. Di Indonesia sistem pembelajaran dimulai dari TK (Taman Kanak-kanak) yang merupakan tahap awal dalam belajar, hingga ke tahap yang lebih tinggi yaitu Perguruan Tinggi, dari tahapan awal hingga ke tahapan paling atas dalam pendidikan itulah yang membuat kita merasa cukup dalam menuntut ilmu.
Namun, tak sedikit juga yang tidak melanjutkan pendidikannya dan memilih untuk bekerja ataupun hanya menjadi seorang pengangguran, penyebabnya juga bermacam-macam, mulai dari masalah biaya yang harus dikeluarkan sampai ke masalah pribadi yang bisa disebabkan oleh diri sendiri. Jika dilihat lebih seksama, ternyata lulus dan menyelesaikan pendidikan sampai akhir juga masih tidak menjamin kita mendapatkan pekerjaan yang layak.
Dilihat dari kualitas pendidikan di Indonesia masih kurang cukup baik atau masih terbilang rendah yang disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya sarana dan prasarana yang menjadi tunjangan dalam pembelajaran, dan kurangnya kualitas tenaga pendidik. Contohnya seperti kurangnya tempat atau ruang belajar bagi masyarakat juga menjadi salah satu alasan dari banyaknya anak yang tidak sekolah.
Maka dari beberapa sumber yang saya baca, diadakan pendidikan vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia. Pendidikan vokasi ini diterapkan di suatu daerah guna memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakatnya yang putus sekolah agar dapat meneruskan dan mendapatkan ijazah yang layak untuk kebutuhan di dunia kerja.
Selain memberikan pengetahuan atau keterampilan dibidang tertentu sesuai apa yang di ambil oleh pengikut, pendidikan vokasi ini juga akan memberikan sertifikat tergantung bidang yang diikuti oleh masyarakat. Ataupun bagi mahasiswa pendidikan vokasi ini juga bisa menjadi pegangan untuk bekal nanti dalam dunia kerja, karena pendidikan vokasi ini juga bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik untuk memiliki keterampilan tenaga ahli dan profesional serta dapat menyebarluaskan teknologi ataupun kemampuannya kepada masyarakat agar dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
Bukan hanya pendidikan vokasi saja yang dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, diperlukan pelatihan bagi para masyarakatnya, atau bisa juga disediakan oleh tempat kerja agar skill karyawan terjamin.
Dengan diadakannya pendidikan vokasi tersebut, diharapkan dapat meningkatnya Sumber Daya Manusia yang berkualitas baik di daerah-daerah ataupun di Indonesia sendiri, sehingga warganya dapat bersaing baik dalam dunia kerja di dalam negeri ataupun luar negeri, atau bahkan mampu bersaing dalam bidang pendidikan seperti mengikuti olimpiade baik tingkat nasional atau bahkan internasional. Bisa juga dengan mengambil tindakan lain untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, seperti memberikan pembinaan keterampilan yang dapat berguna kedepannya bagi masyarakat, atau semacam pelatihan khusus agar terlatih dalam bidang tertentu apalagi terhadap masyarakat yang tidak melanjutkan atau bahkan tidak memasukin jengang pendidikan.
Karena itu bisa saja menjadi peluang untuk bekerja dan dapat mengurangi pengangguran yang ada. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia juga masih sangat diperlukan, karena ini bukan hal yang sepele. Banyaknya orang-orang yang tidak terdidik juga menghasilkan banyak kejahatan yang merajalela, seperti menjadi pencuri, begal, dan berbagai kasus kejahatan sampai banyaknya kasus pemerkosaan yang disebabkan oleh orang-orang yang tidak punya pikiran.
Namun sekalipun seseorang tersebut perpendidikan tidak menjamin bahwa ia tidak akan melakukan hal-hal yang disebutkan tersebut. Intinya diperlukan pengetahuan dan pendidikan yang baik dan benar, agar terciptanya manusia yang baik dan benar pula. Maka dari itu mari kita kembangkan Indonesia agar dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan terjamin kehidupannya, diharapkan juga pemerintah mampu untuk melakukan sesuatu yang akan menjadi tahap awal agar manusia dapat berkembang, baik di dunia kerja atau bahkan di pendidikan yang seharusnya. (***)
Penulis adalah Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung







