RADARSUMEDANG.id, TOMO – Sebuah rumah semi permanen milik Edis Suhadi di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, hangus dilalap si jago merah pada Rabu (11/12) siang. Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Sumedang dan Majalengka dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Edis Suhadi, pemilik rumah, mengungkapkan bahwa saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Ia menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik di dalam rumah.
“Kebakaran terjadi diduga dari korsleting listrik. Awalnya saya tidak tahu ada kebakaran karena sedang ngobrol dengan bapak. Tiba-tiba ada yang memberitahu bahwa rumah saya terbakar, dan ketika saya lihat, api sudah besar,” ujarnya.
Berbagai perabotan rumah tangga dan dokumen penting seperti ijazah dan BPKB juga habis terbakar. “Tidak ada yang terselamatkan, semuanya habis terbakar,” tambahnya.
Petugas Pemadam Kebakaran Sumedang, Dadang, menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Ia menyebut api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah.
“Terkait penyebab kebakaran, masih kami selidiki. Lokasi kebakaran juga cukup sulit dijangkau karena jarak dari UPTD Conggeang ke lokasi mencapai 45 menit perjalanan,” ujar Dadang.
Meskipun terkendala jarak dan akses, petugas berhasil memadamkan api tanpa menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulillah tidak ada korban, hanya kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 150 juta,” tuturnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi baik untuk mencegah kejadian serupa. (gun)





