RADARSUMEDANG.id, CISITU – Pembangunan Jalan Lingkar Utara Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang terus dikebut. Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai lebih dari 60 persen.
Humas proyek pembangunan, Asep Soma, menjelaskan bahwa jalan sepanjang 4,2 kilometer dengan lebar badan jalan 6 meter ini sudah tersambung dari Blok Karamat Desa Cigintung hingga Blok Cinangsi Kecamatan Cisitu.
“Kami sudah mengerjakan sepanjang empat kilometer lebih. Beberapa kilometer sudah selesai dan telah dihotmix, tetapi belum bisa digunakan,” kata Asep, pada Jumat (27/12).
Menurutnya, saat ini pengerjaan difokuskan pada rentang 200 meter menuju gerbang di Blok Pasiringkik, Desa Cinangsi. Lokasi ini memerlukan perhatian khusus karena kontur tanahnya yang curam, sehingga memerlukan proses cut and fill atau perataan permukaan tanah secara menyeluruh.
“Walau hanya tinggal 200 meter lagi, prosesnya memakan waktu lebih lama karena kami harus memastikan kontur jalan tidak terlalu curam,” tambahnya.
Asep juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam pengerjaan proyek. Namun, tim tetap berupaya optimal untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target.
“Harapannya, saat Lebaran 2025 jalan ini sudah bisa digunakan. Untuk finishing secara keseluruhan, kami targetkan selesai setelah Lebaran,” ujar Asep.
Proyek ini menelan biaya hingga Rp 71 miliar dan merupakan lanjutan dari pembangunan Jalan Lingkar Timur, Lingkar Barat, dan Lingkar Selatan. Jalan Lingkar Utara ini dirancang untuk mengelilingi Waduk Jatigede sebagai bagian dari rencana jalan wisata yang diinisiasi Pemkab Sumedang.
Dengan selesainya proyek ini, diharapkan jalan tersebut dapat meningkatkan aksesibilitas wisata dan mendukung perekonomian lokal di sekitar Waduk Jatigede.(gun)





