RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (21/02) lalu menyebabkan Sungai Cimande di Kecamatan Cimanggung meluap, merendam ratusan rumah warga. Hingga Minggu (23/02), banjir masih menggenangi rumah-rumah di Desa Cihanjuang, bahkan ruas jalan kabupaten juga ikut terdampak.
Kepala Desa Cihanjuang, Yuyus Yusuf, mengungkapkan bahwa banjir masih menggenangi beberapa wilayah, terutama di RW 02 yang baru surut pada hari ini.
“Ada sebagian yang masih tergenang, terutama di RW 02 baru surut hari ini, sementara tadi pagi masih menggenang,” ujarnya.
Ia menambahkan, data sementara mencatat jumlah warga terdampak mencapai 232 Kepala Keluarga (KK) dengan total 476 jiwa. Selain itu, sebanyak 93 rumah warga turut terendam akibat luapan sungai tersebut.
Menurutnya, sebagai langkah penanganan awal yang harus dilakukan dengan membersihkan sampah yang menyumbat di bawah Jembatan Pangsor guna menghindari tumpukan yang memperparah banjir.
Selain itu, juga berupaya membersihkan dan memperbaiki tanggul yang jebol akibat derasnya aliran air serta meninggikan tanggul agar air tidak kembali meluap.
“Tanggul jebol saat hujan deras kemarin, sehingga kita perlu segera memperbaikinya untuk mencegah banjir lebih parah,” tambah Yuyus Yusuf.
Dalam upaya penanganan bencana ini, sejumlah pihak turut meninjau langsung lokasi terdampak, termasuk anggota DPRD Sumedang Dapil 5, BPBD Provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Cimanggung, serta unsur terkait lainnya.
“Kami berharap adanya bantuan serta solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa, terutama dalam perbaikan infrastruktur sungai dan sistem drainase,” tandasny. (tha)






