Polres Sumedang Berikan Trauma Healing untuk Korban Longsor di Cisarua

oleh
Puluhan warga terdampak tanah longsor di Sukaasih Cisalak mengikuti trauma healing di posko pengungsian, Senin (5/5).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Warga terdampak pergerakan tanah di Dusun Sukaasih, Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, masih bertahan di Gedung Serbaguna Desa Cisalak yang kini difungsikan sebagai tempat pengungsian.

Memasuki hari kedua pascabencana, Senin (5/5), puluhan pengungsi—terdiri dari 26 perempuan, 25 laki-laki, lima lansia, tiga balita, dan dua bayi—mulai mendapat perhatian khusus dari jajaran Polres Sumedang melalui kegiatan trauma healing.

Trauma healing yang dilakukan oleh personel Polres, termasuk para Polisi Wanita (Polwan), diisi dengan berbagai permainan interaktif seperti gerakan tangan dan tubuh. Aktivitas ini berhasil menghibur para pengungsi, khususnya anak-anak dan lansia.

Kepala Bagian SDM Polres Sumedang, Kompol Santi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengurangi stres dan tekanan psikologis warga akibat bencana yang mereka alami.

“Trauma healing ini akan terus kami lakukan setiap hari selama warga masih berada di pengungsian. Ini penting untuk menjaga kondisi mental mereka, terutama anak-anak dan lansia,” ujarnya.

Sri Rosyani, salah satu pengungsi yang rumahnya hanya berjarak sekitar 10 meter dari titik longsor, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran anggota Polres yang menghibur mereka.

“Kami jadi sedikit terhibur dan bisa melupakan rasa khawatir. Terima kasih atas perhatian dari Polres Sumedang,” ucapnya.

Selain kegiatan trauma healing, petugas kesehatan juga rutin memeriksa kondisi para pengungsi guna mencegah munculnya penyakit di lokasi pengungsian.

Pemerintah desa bersama aparat terkait memastikan kebutuhan logistik pengungsi tetap terpenuhi dengan baik hingga status tanggap darurat bencana dicabut. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.