RADARSUMEDANG.id, WADO – Warga di sekitar Jalan Cagak, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, resah akibat serbuan ulat bulu yang terjadi dalam tiga hari terakhir. Ulat-ulat berukuran besar berwarna kecokelatan mulai menyerang permukiman, bahkan sampai masuk ke rumah-rumah warga.
Tokoh masyarakat setempat, Dede Suhendar, mengatakan bahwa kondisi ini telah menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Menurutnya, ulat bulu tidak hanya ditemukan di pepohonan, tetapi juga meluas ke jalan-jalan kampung dan halaman rumah.
“Warga yang takut ulat sampai merasa cemas sekali. Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari warga jadi terganggu,” ujar Dede, Senin (19/3).
Ia menjelaskan, serangan ulat pertama kali terlihat di pohon jambu mete. Namun, jumlahnya terus bertambah dan menyebar ke pohon-pohon kayu lainnya, hingga akhirnya mendekati rumah-rumah warga.
“Yang bikin resah itu jumlahnya banyak sekali dan terlihat menjijikkan,” ucapnya.
Warga, lanjut Dede, telah melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa, yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan nyata di lapangan. Upaya warga untuk meminta bantuan pemadam kebakaran juga tidak berhasil karena petugas tidak memiliki alat semprot khusus untuk serangga.
“Warga sangat berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait. Jangan sampai ulat-ulat ini menimbulkan dampak yang lebih serius,” kata Dede.
Hal senada diungkapkan oleh warga lainnya, Ade, yang mengaku kebingungan dengan fenomena ini. “Kami juga bingung, tiba-tiba saja kampung kami diserang ulat bulu,” ungkapnya.
Warga Desa Sukajadi kini hanya bisa berharap agar instansi terkait segera bertindak, mengingat serangan ulat bulu ini sudah mengganggu kenyamanan dan keamanan lingkungan mereka. (gun)





