RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG –Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengingatkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumedang agar tidak lengah dalam menjaga dan mengelola aset-aset milik pemerintah daerah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.
Peringatan itu disampaikan karena di sejumlah daerah lain telah terjadi kasus aset pemerintah yang dikuasai oleh oknum tertentu untuk kepentingan yang tidak jelas.
“Saya minta BKAD menjaga aset daerah yang merupakan warisan masa depan. Catat, kelola, jaga, dan jangan sampai dikuasai oleh pihak lain. Aset ini harus dimanfaatkan dan dioptimalkan,” tegas Dony saat mengunjungi kantor BKAD Sumedang di kompleks PPS, belum lama ini.
Ia juga menyinggung soal pengelolaan keuangan daerah yang menurutnya menjadi salah satu faktor penting dalam kelangsungan pembangunan.
“Di beberapa daerah di Jawa Barat, ada pengelolaan keuangan yang kurang sehat dan berdampak pada pembangunan. Alhamdulillah, di Sumedang keuangan kita sehat, sehingga pembangunan bisa berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ini berkat kerja keras BKAD yang mampu mengelola keuangan dengan baik dan benar,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang terstruktur dan sistematis akan menjamin kelangsungan pembangunan.
“Insyaallah, jika keuangannya sehat, pembangunan akan berjalan lancar. Keuangan yang sehat akan menghasilkan pembangunan yang kuat,” ucapnya lagi.
Dony juga menegaskan bahwa BKAD merupakan urat nadi pembangunan daerah, karena memiliki peran penting dalam perencanaan, penetapan, hingga realisasi anggaran.
“Sebagai urat nadi, BKAD harus menjadi garda terdepan dengan kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang unggul,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala BKAD Sumedang Ine Inajah menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ke depan kami akan merumuskan peningkatan kualitas APBD, mulai dari perencanaan penganggaran, penyerapan, hingga pelaporan keuangan. Kami ingin setiap rupiah yang dibelanjakan bisa menghasilkan output maksimal yang langsung dirasakan masyarakat,” kata Ine.(jim)







