RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI menggelar sosialisasi program rumah subsidi pemerintah, bertempat di Bale Sawala, Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (15/7).
Acara yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh para dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Dr. Sri Haryati, menegaskan bahwa rumah subsidi merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Saat ini adalah waktu yang tepat bagi masyarakat untuk memiliki rumah. Selain meningkatkan kesejahteraan, sektor perumahan juga menggerakkan hingga 185 sektor lainnya dan membuka banyak lapangan kerja,” ujar Sri.
Ia menjelaskan, program rumah subsidi menawarkan sejumlah kemudahan, seperti subsidi uang muka, suku bunga rendah, dan proses perizinan cepat tanpa biaya. Akses informasi pun kini lebih mudah berkat platform digital seperti Sikumbang dan Sikasep.
“Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa langsung melihat katalog rumah subsidi lengkap dengan fasilitas dan lokasi,” tambahnya.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, mengapresiasi inisiatif pemerintah ini. Menurutnya, program rumah subsidi sangat relevan bagi masyarakat Jawa Barat yang masih kesulitan memiliki hunian.
“Ini peluang emas. Semoga informasi yang disampaikan hari ini dapat menjawab kebutuhan mereka yang belum punya rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa ada beberapa syarat untuk mengakses program rumah subsidi. Di antaranya adalah Warga Negara Indonesia, belum memiliki rumah, belum pernah menerima bantuan perumahan dari pemerintah, serta memiliki penghasilan tetap. Baik individu maupun pasangan suami-istri dapat mendaftar.
Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).(tha)






