Intip Fregat Terbaru Milik Indonesia, Kapal Perang Canggih Karya Anak Bangsa

oleh
Kapal fregat Merah Putih produksi PT PAL Indonesia di dock Semarang PT PAL, Surabaya, Rabu (25/6). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kementerian Pertahanan Indonesia mengunjungi PT PAL Indonesia yang untuk melihat proses produksi kapal Fregat Merah Putih.

Kapal ini merupakan Fregat pertama karya anak bangsa yang dibangun di Dock Semarang PT PAL, Surabaya, dengan spesifikasi tempur multifungsi.

Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan (kemenhan) RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 yang saat ini tengah dikembangkan di dunia.

Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa menyatakan bahwa kapal ini menjadi bukti kemampuan industri dalam negeri dalam mengembangkan alutsista berstandar internasional.

“Ini adalah kapal perang tercanggih saat ini. Standarnya, standar dunia, naval rule. Salah satu dari empat di dunia yang membangun kapal seperti ini, salah satunya Indonesia,” kata Diana Rosa saat ditemui di lokasi pembangunan, Rabu (25/6).

Dia menjelaskan Fregat Merah Putih memiliki panjang 140 meter, bobot penuh hingga 6.626 ton serta mampu melaju dengan kecepatan maksimum 28 knot dan jangkauan pelayaran sejauh 9.000 nautical mile (NM).

Kecepatan ini melampaui kapal fregat dari negara lain, seperti Filipina (16 knot) dan Uni Emirat Arab (20 knot).

Dia menjelaskan hingga pertengahan 2025, pembangunan kapal sudah mencapai 66 persen dan masih menanti pemasangan sistem tempur dan sensor (Sewaco) yang akan dipasang usai peluncuran pertama.

Menurut Diana Rosa, kapal akan kembali ke PT PAL pada 2027 untuk pemasangan penuh seluruh senjata.

“Delivery pertama akan siap berlayar, tapi nanti kembali lagi untuk pasang senjata,” jelasnya.

Diana menambahkan produksi kapal dilakukan dalam tiga shift penuh setiap hari dengan melibatkan tenaga kerja nasional terlatih.

“Kami mencetak anak-anak muda dari SMK PAL dan juga menggandeng SMK lain,” katanya.

Dia menjelaskan Fregat Merah Putih dikembangkan dengan standar Lloyd’s Register dan dibangun secara hati-hati mengikuti semua tahapan klasifikasi kapal perang. Sementara untuk teknologi tempur, PT PAL menggandeng Turki dalam hal transfer teknologi.

“Kami sudah belajar CMS-nya. Combat Management System-nya. Tadi yang ditanyain kenapa ke Turki, karena mereka tidak pelit. Mereka tidak hanya tidak hanya berjualan, tetapi berbagi ilmu kepada PT PAL, kepada Indonesia,” kata Diana.

Sementara itu, Kepala Divisi Sewaco (Sensor Weapon and Command) PT PAL Enjud Darojat menyebutkan kapal ini akan dipersenjatai dengan 64 peluncur rudal vertikal (Vertical Launching System/VLS) yang memuat rudal permukaan-ke-udara (SAM) dan permukaan-ke-permukaan (SSM), 2 set torpedo anti-kapal selam (ASW), serta sistem Close-In Weapon System (CIWS) kaliber 35 mm yang mampu menembakkan 4.000–5.000 peluru per menit.

Enjud menjelaskan dengan beragam senjata itu, kapal ini diharap mampu mandiri tanpa perlindungan pesawat.

“Fregat ini bukan hanya untuk pertahanan diri, tapi menjaga gugus tugas atau konvoi. Dia harus punya sistem anti-udara dan anti-kapal selam lengkap karena kapal perang sangat lemah terhadap serangan udara,” kata Enjud.

Dia juga menjelaskan kapal ini juga dilengkapi dengan meriam utama 76 mm buatan Leonardo, lalu senapan mesin kaliber 12,7 mm di sisi kapal, dan 8 peluncur decoy untuk mengelabui rudal musuh.

“Semua sistem ini terintegrasi oleh Combat Management System (CMS) yang terhubung dengan radar 3D, tracking radar, sonar bawah laut, dan sistem komunikasi taktis TDL,” lanjutnya.

Dia menjelaskan Fregat Merah Putih dirancang untuk menjalankan peran area defense, yakni melindungi kapal-kapal lain dalam gugus tugas, termasuk dari serangan udara maupun bawah laut.

Dia meyakini dengan konfigurasi senjata dan sensor mutakhir, kapal ini bisa menjalankan berbagai operasi militer laut: dari patroli strategis, bantuan tembakan ke darat, memburu kapal selam, hingga pertahanan udara berbasis laut.

“Ini kapal paling lengkap. Semua matra ada—tembakan ke darat, ke udara, dan bawah laut. Memang ini kapal perang paling canggih di Indonesia saat ini,” tambah Enjud.(mcr8/jpnn)

No More Posts Available.

No more pages to load.