RADARSUMEDANG.id, RANCAKALONG – Paguyuban Pedagang Baraya Pasundan terus menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM dengan berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan kewirausahaan. Salah satunya melalui kegiatan Family Gathering yang digelar di Villa Denis, Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Selasa (12/8) malam.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana peningkatan keterampilan bisnis bagi para anggotanya.
Paguyuban yang menaungi pelaku UMKM di bidang fesyen, kuliner, dan pedagang sosis bakar ini mengundang narasumber dari ITB, Dr. Deni Nugraha, untuk memberikan materi pengembangan usaha, strategi pemasaran, dan penguatan jejaring bisnis. Selain itu, kegiatan diisi diskusi terbuka antaranggota untuk mempererat kerjasama dan menciptakan peluang usaha baru.
Ketua Paguyuban Sosis Sobat Bakar sekaligus pendiri Paguyuban Pedagang Pedagang Baraya Pasundan Gilang Herdian, menjelaskan bahwa organisasi ini lahir dari kebiasaan para pedagang yang sering bertemu di pasar tumpah.

“Berawal dari sering bertemu di event, kita membentuk grup WhatsApp sebagai wadah berbagi informasi, bertukar pikiran, hingga menciptakan peluang kerja. Prinsipnya bukan hanya mencari untung, tapi juga saling membantu sesama pedagang,” ujarnya.
Hingga kini, kata ia, anggota paguyuban mencapai ribuan orang, termasuk komunitas Pedagang Sosis Sobat Bakar.
“Ke depan, paguyuban merencanakan agenda tahunan seperti perjalanan wisata bersama dan pelatihan rutin, dengan harapan UMKM binaan semakin mandiri dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Gilang menyebut, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT Malindo Food Delight (Malindofood) sebagai pemasok sosis berkualitas dan pembina UMKM.
“Dukungan ini diwujudkan melalui pelatihan keterampilan kewirausahaan yang kita padukan dengan kegiatan kebersamaan,” katanya.
General Manager Business Development PT Malindo Food Delight, Yurman Bu’ulolo, mengapresiasi langkah Paguyuban Baraya Pasundan. Menurutnya, sinergi antara produsen dan pedagang UMKM merupakan bentuk simbiosis mutualisme.
“Kita sangat menyambut baik dan mendukung acara ini, simbiosis mutualismenya jelas. Kita memperkenalkan lagi untuk meyakinkan para Pedagang ini bahwa produk kita betul-betul berkualitas,” ungkap Yurman yang didampingi Manajer Area Jawa Barat, Aris Setiadi.
Yurman menegaskan, produk dari Malindofood ini yang banyak dipakai oleh pedagang Sosis bakar, karena termasuk murah, sehat dan berkualitas ekspor. Ia memperlihatkan pula hingga saat ini selain telah mengekspor ke negara di wilayah Asia, perusahaan ini merambah pasar Timur Tengah.
“Produk kami digunakan luas oleh pedagang sosis bakar karena murah, sehat, dan berkualitas ekspor. Bahkan sudah merambah pasar Asia dan Timur Tengah, jika ada yang sedang umrah/haji atau sedang berada di Jepang, produk kami pasti mudah dijumpai di swalayan yang ada di negara-negara tersebut,” tandasnya. (tha)






