RADARSUMEDANG.id — Mulai 25 Agustus 2025, pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk siswa SMP dan MTs dimulai hari ini, Senin. ANBK tahun ini mengejawantahkan evaluasi komprehensif yang mencakup literasi, numerasi, survei karakter, serta lingkungan belajar, sebagai bagian dari pemetaan mutu pendidikan nasional.
ANBK bukan sekadar mengukur prestasi akademik siswa, melainkan juga mengevaluasi kualitas proses pembelajaran dan iklim pendidikan di sekolah. Data hasil asesmen ini dijadikan basis dalam membangun strategi perbaikan pendidikan di satuan pendidikan.
Pelaksanaan ANBK SMP dan MTs dirancang dengan tahap simulasi dan gladi bersih untuk menjamin kesiapan teknis sebelum ujian utama dimulai. Sinkronisasi dan simulasi telah berjalan sejak pertengahan Juli, diikuti gladi bersih dari 15 hingga 21 Agustus. Tahap utama ANBK berlangsung 25–28 Agustus 2025.
Secara teknis, asesmen ini dilaksanakan secara online dengan tiga instrumen utama: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengevaluasi kemampuan literasi dan numerasi, Survei Karakter untuk menilai aspek sosial-emosional siswa, serta Survei Lingkungan Belajar untuk memetakan kualitas fasilitas dan suasana pendidikan di sekolah-sekolah.
Dengan ANBK SPM/Mts yang mulai digelar saat ini, diharapkan seluruh siswa terpilih, guru, dan lembaga sekolah dapat memanfaatkan hasil asesmen sebagai acuan evaluasi pembelajaran yang lebih merata dan objektif. Ini menjadi pijakan penting dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.(net)





