RADARSUMEDANG.id, JAKARTA – Kabar duka disampaikan oleh Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto. Kamis malam (28/8), dia mengkonfirmasi kabar wafatnya seorang pengendara ojol pasca terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polri. Dia menyatakan bahwa pengemudi ojol yang meninggal dunia berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
”Iya betul (ada pengemudi ojol meninggal dunia). Sebetulnya informasi yang kami dapat, saat ini ada dua rekan ojol yang (menjadi korban). Pertama mengalami luka-luka sekarang di (Rumah Sakit) Pelni, itu masih kritis, itu dari Grab kalau tidak salah. Dan ada satu yang sudah meninggal, dipastikan meninggal di RSCM, itu dari driver GoJek, itu yang terlindas tadi. Itu yang meninggal itu atas nama Affan Kurniawan. ” terang dia.
Menurut Andi, pengemudi ojol yang sudah dipastikan kehilangan nyawa bernama Affan. Dia dilindas oleh rantis milik Brimob Polri. Video saat Affan dilindas oleh rantis tersebut sudah beredar luas di media sosial. Dalam video itu tampak Affan tertabrak, sempat akan diselamatkan oleh massa, rantis Brimob itu justru tancap gas dan melindas Affan.
Sementara seorang pengemudi ojol lain yang kritis di Rumah Sakit Pelni diduga mengalami tindak kekerasan. Andi mendapat kabar bahwa korban dipukuli oleh aparat keamanan. Dia pun memastikan bahwa lokasi kejadian berada di Pejompongan. Informasi jatuhnya korban dari pengemudi ojol pun direspons oleh massa ojol. Mereka langsung menggeruduk Markas Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang.
”Hingga detik ini kawan-kawan masih ada yang di Brimob, ada yang merapat di Brimob, Mako Brimob, di Kwitang, dan sebagian ada yang di rumah sakit, RSCM ya,” tegasnya.
Andi menyatakan bahwa massa ojol mendesak pihak kepolisian bertanggung jawab. Khususnya Korps Brimob Polri. Sebab, peristiwa itu sudah memakan korban dan membuat korban kehilangan nyawa. Dia menyatakan bahwa rekan-rekan korban dari ojol masih berkumpul di beberapa lokasi. Termasuk RSCM dan Mako Brimob Polda Metro Jaya.
”Jadi, teman-teman masih banyak yang berkumpul di RSCM dan ini kita sedang merapat ke sana semua, dan sebagian sudah ada di RSCM juga untuk membantu kepulangan jenazah,” imbuhnya.(jpc)





