Stok Beras Premium Langka di Ritel Modern, Bapanas: Produsen Tak Berani Jual

oleh
Ilustrasi beras premium (jawapos.com)

RADARSUMEDANG.id — Warga kini kesulitan menemukan beras premium di minimarket maupun supermarket modern. Dalam penelusuran di Bandung, beberapa toko seperti Indomaret dan Superindo melaporkan bahwa stok produk tersebut bahkan sudah habis selama lebih dari dua bulan terakhir.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menampik isu penarikan beras premium oleh pemerintah. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menilai beras premium tetap ada—namun rantai distribusinya terganggu karena ketakutan produsen. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menegaskan ketersediaan pangan masih aman hingga akhir tahun dan produksi cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Satgas Pangan Polri menambahkan bahwa sejumlah produsen enggan memasarkan beras premium karena khawatir terkena kasus hukum terkait beras oplosan yang sempat heboh. Produsen pun lebih memilih menjual dalam bentuk curah dan menahan diri dari menjual beras kemasan premium.

Beberapa ritel modern juga mengaku masih ragu untuk menjual beras premium karena efek dari kasus oplosan sebelumnya, meski pemerintah mendorong agar distribusi tetap berjalan secara normal.

Untuk mengatasi kekosongan stok beras, pemerintah menyalurkan layanan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) melalui Bulog dan kerja sama dengan ritel modern. Namun realisasinya masih terbatas—bulog baru berhasil menyalurkan sekitar 540 ton. Pemerintah berharap kerja sama dengan ritel dan distributor lainnya segera terjadi agar pasokan premium kembali tersedia. (Net)

No More Posts Available.

No more pages to load.