RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pasanggiri Sinden Muda Sumedang 2025, yang digelar oleh Paguyuban Seniman dan Budayawan Sumedang (PSBS), di Gedung Kesenian, Pacuan Kuda Sindangraja, Sabtu (6/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta berusia 17 sampai 35 tahun.
Ketua SPBS mengatakan, mayoritas peserta merupakan pelajar tingkat SMA, hingga usia 25 tahun. Kegiatan digelar sebagai bentuk regenerasi, dikarenakan menurutnya sinden-sinden di Sumedang masih memerlukan pencarian bibit-bibit baru.
“Alhamdulilah berkat dukungan Pemda melalui Disparbudpora kegiatan ini bisa digelar. Jumlah pesertanya 23 orang dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang, tapi ada yang juga kecamatan yang tidak mengirimkan wakilnya,” tuturnya.
Menurut Dede, anak muda Sumedang memiliki banyak potensi di bidang seni budaya, dalam hal ini sinden. Namun masih kurangnya wadah, membuat bibit-bibit tersebut kurang berkembang.
“Oleh karena itu mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa menjadi bagi generasi muda di bidang sinden. Untuk jenjang mungkin nanti kedepan kami akan laksanakan juga untuk tingkat yang lebih umurnya lebih. Sedangkan dari peserta yang kami dapat dari pagelaran hari ini itu akan menjadi wakil Sumedang di tingkat provinsi,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, meminta Juara Pasanggiri Sinden Muda se Sumedang, tampil dalam kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Sumedang.
“Dicatat Pak Kadis Parbudpora nanti kalau ada acara pemerintah daerah, tampilkan sinden yang juara ini. Pemerintah daerah apresiasi para juara ini. Sehingga ada tindak lanjut untuk para juara ini,” kata bupati.
Bupati Dony juga meminta Pasanggiri Sinden Muda dijadikan event tahunan, dengan peserta yang lebih banyak.
“Agendakan tahunan Pasanggiri Sinden ini dengan kualitas, kuantitas yang lebih baik dan ada tingkatannya. Jadikan agenda rutin PSBS kerjasama dengan Pemda Sumedang,” katanya.
Bupati juga mengapresiasi PSBS yang sudah menggelar Pasanggiri Sinden Muda, acara yang sudah ditunggu-tunggu dan jarang dilaksanakan.
“Terimakasih Ketua PSBS dan jajaran atas Pasanggiri Sinden Muda. Kegiatan ini memberikan warna, menjadi wahana untuk sinden-sinden muda untuk mengembangkan bakat dan mengasahnya,” katanya lagi.
Menurut Dony, pasanggiri menjadi wahana selain mengembangkan potensi yang ada di Sumedang.
“Menjadi wahana menyalurkan minat bakat, memotivasi yang lainnya supaya terus belajar ngawih dan melestarikan budaya Sunda,” tuturnya.
Menurutnya, mendengarkan sinden menyanyi, melihat seni akan menghaluskan budi dan rasa yang mendengarkannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dony menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara Pasanggiri Sinden Muda Sumedang. Adapun Juara 1 Imas Dewi dari Buahdua, Juara 2 Nazwa Sabani (Cimalaka) dan Juara 3 Puput Yani (Sumedang Selatan). (gun)







