RADARSUMEDANG.id – PT Bank Tabungan Negara (BTN) resmi menurunkan suku bunga kredit menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas BI Rate menjadi 5,00% pada Agustus lalu. Penyesuaian ini diumumkan dalam Public Expose BTN oleh Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu.
“Yang pasti sudah mulai turun. Terus kita dorong turun sampai akhir tahun,” tuturnya saat menjelaskan kebijakan bunga di depan investor dan media.
Sebagai langkah nyata, BTN menurunkan suku bunga KPR non-subsidi menjadi 2,65% fixed rate untuk tiga tahun pertama, dari sebelumnya di atas 3%.
“Bahkan kita memiliki program hari ini 2,65% setelah pake bunga baru gitu ya, fixed rate 3 tahun,” ujar Nixon.
Namun untuk KPR subsidi, BTN tidak mengubah tarif karena sudah ditetapkan sebesar 5% oleh pemerintah. Sementara itu, kredit komersial dan korporasi BTN saat ini tercatat berada di level bunga “single digit”.
Direktur Finance & Strategy Nofry Rony menambahkan bahwa penurunan bunga kredit didorong oleh berbagai faktor seperti strategi pertumbuhan kredit, daya saing industri, dan struktur biaya dana.
“Karena suku bunga acuan turun, tentu harapan kita bunga DPK juga turun, sehingga kita bisa menurunkan suku bunga kredit,” katanya.(Net)







