RADARSUMEDANG.id, UJUNGJAYA – Lahan di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) Sumedang. Kepastian itu disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat kunjungan kerja ke kawasan tersebut, Rabu (10/9/2025).
Menurut Bupati Dony, Pemkab Sumedang telah menyiapkan lahan seluas 7,2 hektare untuk pembangunan sekolah tersebut. Konstruksi akan dimulai pada Oktober mendatang setelah proses pematangan lahan selesai dilakukan.
“Lokasi pembangunan berada di pinggir Jalan Ali Sadikin, jalur Cijelag–Cikamurang. Mohon doa agar sesuai timeline, sehingga tahun depan kegiatan belajar mengajar bisa pindah dari Gedung BLK ke Ujungjaya,” kata Dony yang didampingi Camat Ujungjaya, Gungun.
Bupati menegaskan, Pemkab Sumedang berkomitmen penuh mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. “Infrastruktur pendidikan harus kuat. Dengan sekolah permanen ini, akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bisa terwujud,” ujarnya.
Dony juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Menteri Sosial, Menteri PUPR, dan Menteri Pendidikan atas dukungan mereka terhadap pembangunan SR Sumedang. Fasilitas yang akan dibangun, kata dia, sangat lengkap, termasuk lapangan sepak bola representatif.
“Sekolah Rakyat di Ujungjaya ini tidak hanya untuk belajar, tapi juga pusat pengembangan diri. Mudah-mudahan bisa jadi percontohan nasional,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Dony meninjau proses belajar mengajar Sekolah Rakyat yang masih berlangsung di gedung sementara, eks UPTD BLK Sumedang, Desa Rancamulya, Sumedang Utara. Ia berdialog dengan para siswa SMP dan SMA, sekaligus memastikan fasilitas yang ada mencukupi.
“Secara keseluruhan berjalan baik. Para siswa terlihat betah, semangat belajar, dan fasilitas juga memadai, mulai dari asrama, konsumsi, air bersih, hingga alat tulis,” jelasnya.
Meski Sekolah Rakyat sudah tidak lagi menjadi program nasional, Pemkab Sumedang menegaskan akan terus mendukung keberlanjutannya. Bentuk dukungan itu antara lain pembangunan benteng, lapangan olahraga, instalasi listrik, hingga penyediaan tenaga medis. “Saya yakin Sekolah Rakyat Sumedang bisa memenuhi harapan Presiden untuk memutus rantai kemiskinan,” tegas Bupati Dony.(jim)






