Ketua FASI Ungkap Akomodasi Atlet Paralayang Selama WJPC 2025

oleh
H drg. Rahmat Juliadi, MKes

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Ketua Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Sumedang, drg. H. Rahmat Juliadi menyampaikan bahwa para atlet paralayang dari mancanegara dipastikan akan menginap di hotel Asri Sumedang selama berlangsungnya event West Java Paragliding Championship (WJPC) 2025.

Sejauh ini kata Rahmat Juliadi, belum ada tempat lainnya yang se-representatif selain Hotel Asri khususnya di sekitar Sumedang kota.

“Hotel Asri full booked untuk atlet luar negeri. Sedangkan bagi atlet nasional itu mereka menginap di hotel lainnya di Sumedang kota dan hampir semuanya juga sudah penuh,” kata Rahmat Juliadi saat ditemui Radar Sumedang di PPS, Rabu (17/9/2025).

Adapun kata dia dari sisi keamanan para atlet luar negeri, panitia bekerjasama dengan kepolisian untuk kedatangan sampai kembali ke hotel.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada atlet nasional, kami lakukan pelayanan terbaik bagi para atlet luar negeri. Bukan kami membedakan antara pilot asing dengan nasional, karena kalau kejuaraan tetap sama. Tapi ini menyangkut nama baik Sumedang termasuk nama baik negara,” ujarnya.

Lebih dari itu, dirinya juga menyampaikan bahwa saja peserta West Java Paragliding Championship 2025 harus dibatasi. Mengingat antusias dari luar negeri maupun nasional sangat besar.

Yang mana event ini hampir sama dengan piala dunia olahraga dirgantara seperti paralayang. Hanya saja yang dilaksanakan di Sumedang adalah di luar kalender event world cup paralayang.

“Secara kepesertaan, ini hampir sama dengan piala dunia paralayang. Bahkan pada awal 2013 yang pertama di Sumedang disebut dengan pra world cup paralayang sehingga dari situ, kita skalanya hanya west Java championship saja. Jadi tidak masuk ke federasi Aerosport internasional, kita hanya di luar event internasional,” terang Rahmat Juliadi.

Ia menambahkan, untuk venue landing paralayang kategori Cross Country sudah layak dan representatif. Kendati lokasinya sedikit bergeser dari lokasi sebelumnya di dekat Masjid Al-Kamil PPS.

“Meskipun sederhana, tapi sudah kategori layak dipakai landing karena didekat lokasi sebelumnya sudah ada kontruksi bangunan sehingga riskan jika menjadi lokasi landing. Kemudian untuk venue take off Batudua, Pak Sekda Jabar sudah memerintahkan agar dipercantik dan sekarang alhamdulilah sudah siap,” jelas Rahmat Juliadi. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.