Marak Curanmor di Tanjungsari dan Sukasari Sumedang, Warga Diminta Aktifkan Ronda Malam

oleh

RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Warga Kecamatan Tanjungsari dan Sukasari, Kabupaten Sumedang, dibuat resah oleh maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam beberapa pekan terakhir. Ironisnya, pelaku kini nekat beraksi di siang hari, bahkan di kawasan padat penduduk.

“Ya, marak kasus curanmor di Tanjungsari dan Sukasari. Belum lama ini terjadi di wilayah Desa Pasigaran. Tak tanggung, dua unit motor dalam waktu bersamaan berhasil digondol maling,” ungkap Kepala Desa Pasigaran, Sutisna, saat ditemui di Kantor Apdesi Tanjungsari, Selasa (14/10).

Menurut Sutisna, pemerintah desa telah mengimbau warga agar lebih waspada dan memperkuat keamanan lingkungan.
“Sekarang pencurian tidak pandang waktu, siang pun terjadi. Kami minta warga jangan lengah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Margaluyu, H. Mamad, yang mengaku kejadian serupa juga terjadi di wilayahnya, tepatnya di Dusun Mariuk.
“Berani sekali pelakunya, beraksi di siang bolong. Menurut warga, beberapa unit motor raib dengan cepat,” katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya menginstruksikan warga untuk kembali mengaktifkan ronda malam serta memperketat pengawasan lingkungan pada siang hari.
“Kami kembali menggiatkan ronda malam. Siang hari pun warga kami minta tetap waspada terhadap lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar setiap kejadian mencurigakan segera dilaporkan ke pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, atau Babinsa setempat.
“Kalau ada hal mencurigakan, jangan diam. Segera lapor supaya bisa ditindak cepat,” ujarnya.

Sementara itu, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Sukasari. Ketua BPD Sukarapih, Purwa Suparman, menyebut aksi curanmor terjadi beberapa hari lalu.
“Ya, ada pencurian motor pada dini hari minggu lalu. Ironisnya, pelaku memanfaatkan kelengahan warga yang sedang ronda malam,” ungkapnya.

Purwa menambahkan, warga kini memperketat penjagaan di tiap dusun untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami tak mau kecolongan lagi. Warga harus kompak menjaga keamanan lingkungan,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan-laporan curanmor tersebut. Namun warga berharap aparat segera turun tangan karena keresahan mulai meluas. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.