RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima perwakilan buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi di Kabupaten Sumedang. Pertemuan ini menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait kebijakan outsourcing, pemagangan, serta perlindungan bagi para pekerja.
Dalam audiensi tersebut, para perwakilan buruh juga menyoroti sejumlah persoalan ketenagakerjaan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tantangan lain yang dihadapi para pekerja di lapangan.
Bupati Dony menegaskan, pemerintah daerah akan sejalan dengan aspirasi para buruh dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang adil.
“Tugas pemimpin adalah melindungi, melayani, dan menyejahterakan masyarakat. Itu butuh kepedulian dan komunikasi yang nyambung. Bekerja itu nyaman kalau satu frekuensi dengan teman-teman buruh,” ujar Dony saat berdialog dengan pengurus organisasi buruh di Ruang Tengah Gedung Negara, Rabu (5/11/2025).
Ia menambahkan, seluruh masukan dan aspirasi buruh akan ditampung sambil menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.
“Presiden sangat mengapresiasi aspirasi para buruh. Saya yakin, komitmen beliau yang terbuka terhadap serikat pekerja akan menghasilkan kebijakan terbaik. Apalagi dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi, saya optimistis RUU Ketenagakerjaan segera ditindaklanjuti menjadi undang-undang,” katanya.
Bupati Dony juga mengapresiasi sikap para buruh yang menyampaikan aspirasi dengan cara kondusif. Kondisi Sumedang yang aman dan tertib, menurutnya, memberi dampak positif terhadap peningkatan investasi di daerah.
“Dengan situasi yang kondusif, para investor semakin banyak datang ke Sumedang untuk membangun pabrik dan perusahaan. Ini tentu membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Dony meminta Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan untuk memperkuat pengawasan ketenagakerjaan di wilayah Sumedang.
“Minggu depan harus sudah mulai. Pengawasan dilakukan dari hal-hal yang belum beres seperti outsourcing, pemagangan, dan persoalan lain. Semoga ekonomi semakin tumbuh, investasi meningkat, dan daya beli masyarakat ikut naik,” tutupnya.(jim)





