RADARSUMEDANG.id, CONGGEANG – Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, beretika, dan bebas dari kekerasan serta penyalahgunaan narkoba, Bhabinkamtibmas Polsek Conggeang, Bripka Beben, memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para santri Pondok Pesantren Hubul Qur’an di Desa Jambu, Kecamatan Conggeang, baru-baru ini.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Bermoral, dan Bebas dari Kekerasan serta Narkoba” itu disambut antusias oleh para santri dan tenaga pendidik.
Dalam penyuluhannya, Bripka Beben menekankan pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati antar sesama serta menolak segala bentuk perundungan (bullying), baik secara fisik, verbal, sosial, maupun digital (cyberbullying).
“Bullying tidak hanya melukai fisik, tetapi juga meninggalkan luka batin yang dalam. Karena itu, setiap santri harus berani menolak dan melapor jika melihat tindakan semacam ini,” ujar Beben di hadapan para santri.
Selain membahas soal perundungan, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia menjelaskan berbagai jenis narkoba yang sering disalahgunakan, dampaknya terhadap kesehatan, serta ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan.
“Narkoba bisa menghancurkan masa depan. Sekali mencoba, sangat sulit untuk lepas. Karena itu, jadilah generasi yang kuat dan berani menolak segala bentuk ajakan yang menyesatkan,” pesannya.
Pihak Pondok Pesantren Hubul Qur’an menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif kepolisian dalam memberikan pembinaan kepada para santri. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk membentuk karakter santri yang berakhlak dan tangguh menghadapi pengaruh negatif lingkungan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian pihak kepolisian. Kegiatan seperti ini sangat penting agar santri kami tidak hanya paham agama, tapi juga memiliki kesadaran sosial dan hukum,” ujar salah satu pengasuh pesantren.
Kegiatan penyuluhan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif serta penyampaian pesan kamtibmas oleh Bhabinkamtibmas Polsek Conggeang. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda Sumedang yang berkarakter, tangguh, dan bebas dari bullying serta narkoba.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Conggeang yang telah aktif melakukan pembinaan di lingkungan pendidikan, khususnya pesantren.
“Kepolisian berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dari kekerasan dan penyalahgunaan narkoba. Bullying dalam bentuk apa pun tidak bisa ditoleransi karena dapat mengganggu tumbuh kembang anak serta memicu tindakan destruktif di kemudian hari,” tegas Sandityo.
Ia menambahkan, sekolah dan pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai disiplin, empati, dan tanggung jawab sosial bagi peserta didik. Karena itu, sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari segala bentuk kekerasan dan pengaruh negatif. Pencegahan adalah kunci untuk menyelamatkan masa depan bangsa,” pungkasnya. (jim)





