RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Bos Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, angkat bicara soal kabar yang menyebut pelatih Persib, Bojan Hodak untuk menangani tim nasional. Ia menegaskan kabar tersebut masih sebatas “berita burung” dan belum ada komunikasi resmi, namun bila benar terjadi, hal itu dinilai sebagai kerugian besar bagi Persib Bandung.
“Berita burung itu belum jelas. Saya pun belum ada yang menghubungi. Kalau Bojan benar mau ditarik ke PSSI, itu kerugian besar untuk Persib,” ujar Umuh Muchtar di Bandung, Selasa (12/11).
Menurut Umuh, keputusan mengganti Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas juga tidak masuk akal. Ia menilai kebijakan itu terlalu tergesa-gesa dan berisiko mengorbankan prestasi sepak bola Indonesia.
“Orang boleh punya pendapat masing-masing, tapi menurut saya sangat fatal mengganti pelatih dengan pesohor pemain. Apalagi penggantinya bukan pelatih utuh, belum pernah punya nama besar sebagai pelatih di mana pun,” tegasnya.
Umuh juga menyampaikan empatinya kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menilai Erick adalah sosok yang bijaksana dan telah banyak berkorban demi nama baik Indonesia di kancah internasional.
“Saya kasihan sama Pak Erick Thohir. Beliau orang baik dan sangat membesarkan merah putih. Saya tidak menuduh siapa-siapa, tapi saya yakin ada pihak di belakang yang mendorong beliau sampai kewalahan,” ungkapnya.
Dalam pernyataannya, Umuh menegaskan bahwa pandangannya ini disampaikan secara pribadi, bukan mewakili manajemen Persib Bandung.
“Jangan dibawa-bawa nama Persib. Ini Umuh Muchtar pribadi yang bicara,” katanya.
Ia mengingatkan Bojan Hodak agar berhati-hati dan tidak terjebak pada tawaran besar yang bisa merugikan kariernya.
“Jangan hanya lihat gaji atau kontrak besar. Nama Bojan lagi bagus di Indonesia. Kalau ke PSSI, saya khawatir tidak akan lama paling juga sebentar, seumur jagung,” kata Umuh.
Lebih jauh, Umuh berharap keputusan strategis semacam ini dipikirkan matang-matang demi kebaikan sepak bola nasional dan klub.
“Jangan hancurkan Persib. Biarkan dulu Bojan menyelesaikan musim ini. Setelah liga selesai baru bisa dibicarakan lagi,” tegasnya.
Ia pun menutup dengan pesan agar semua pihak berpikir jernih dan menempatkan kepentingan merah putih di atas segalanya.
“Banyak pengamat bola yang tidak setuju Shin Tae-yong diberhentikan. Mereka berpikir demi Indonesia. Saya hanya menyampaikan kebenaran, kalau ada yang tersinggung saya mohon maaf,” tutup Umuh. (tha)





