RADARSUMEDANG.id, KOTA – Madrasah Aliyah Plus Al Munir Sumedang telah menyelesaikan proses Pemilihan Ketua OSIS masa bakti 2025–2026 yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025. Pemilihan ini menjadi ajang pendidikan demokrasi bagi seluruh warga madrasah, di mana setiap siswa dan guru memiliki hak suara.
Kepala MA Plus Al Munir Sumedang, H. Budiman, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pemilihan ketua OSIS bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga merupakan upaya membangun karakter matang pada peserta didik.
“Pemilihan OSIS ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar berdemokrasi, menyampaikan pendapat dengan santun, serta menentukan pemimpin yang amanah dan mampu membawa perubahan positif,” ujarnya.
Tahun ini terdapat tiga kandidat yang bersaing. Mereka sebelumnya telah memaparkan visi dan misi pada Kamis, 20 November 2025, melalui forum resmi dan publikasi yang disiapkan panitia.

Calon nomor urut 01, M. Raihan Suro, membawa visi kepedulian OSIS terhadap siswa serta pembentukan generasi berakhlak baik dan amanah.
Calon nomor urut 02, Fadilah Nur Agustin, menawarkan OSIS yang modern, religius, komunikatif, dan mendukung bakat-minat siswa.
Calon nomor urut 03, Rizki, mengusung gagasan OSIS berkualitas dengan karakter islami, disiplin, dan peningkatan kinerja organisasi.
Setelah seluruh siswa dan guru memberikan suara, panitia melakukan penghitungan secara terbuka. Hasilnya: Raihan memperoleh 17 suara, Fadilah meraih 19 suara, Rizki unggul jauh dengan 47 suara,
Sementara terdapat 5 suara tidak sah. Dengan demikian, Rizki resmi terpilih sebagai Ketua OSIS MA Plus Al Munir Sumedang Masa Bakti 2025–2026.
H. Budiman menyampaikan selamat kepada ketua OSIS terpilih dan berharap organisasi siswa ini dapat berjalan lebih dinamis.
“Semoga ketua terpilih mampu mengemban amanah dengan baik dan membawa OSIS menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, serta prestasi seluruh siswa,” ungkapnya.
Pemilihan ini kembali menegaskan komitmen MA Plus Al Munir dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada peserta didik dan mencetak pemimpin muda yang berintegritas.(rik)





