RADARSUMEDANG.id, KOTA — Banyak cara untuk mengisi liburan sekolah bagi para pelajar. Ada yang pergi liburan dengan pergi ke tempat wisata bersama keluarga, namun ada juga yang mengisinya dengan kegiatan positif yang bernilai ilmu dan menambah wawasan. Seperti yang dilakukan para pelajar Sekolah Insan Sejahtera berikut ini.
Di tengah liburan semester ganjil sekarang ini, para pelajar Sekolah Insan Sejahtera memilih jalur berbeda dengan mengikuti Harmony Camp, sebuah program edukatif berdurasi tujuh hari yang dirancang untuk mengisi liburan dengan kegiatan bermakna, menyenangkan, dan membangun karakter. Program ini mengusung tema “Harmony for Growth”, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan potensi, ketenangan jiwa, dan penguatan nilai spiritual.
Harmony Camp menjadi ruang belajar alternatif yang memadukan seni, pendidikan, dan pembinaan mental. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pembelajaran instrumen dan ensambel musik, tahfidz Al-Qur’an dengan suasana yang nyaman dan menenangkan, hingga psikologi musik sebagai sarana healing untuk membantu anak mengenal dan mengelola emosi secara positif.

Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj Yani Citraeni, SE, MPd, menuturkan bahwa Harmony Camp lahir dari kepedulian terhadap pemanfaatan waktu liburan pelajar agar tidak hanya diisi dengan aktivitas rekreatif semata.
“Liburan sekolah adalah momentum emas untuk menanamkan kebiasaan baik. Melalui Harmony Camp, anak-anak kami ajak belajar dengan cara yang menyenangkan, tetapi tetap bernilai ilmu dan membentuk karakter,” tutur Umi Yani, sapaannya baru-baru ini.
Menurut Umi Yani, musik dipilih sebagai media utama karena memiliki peran penting dalam perkembangan emosional dan sosial anak. Melalui kegiatan ensambel, peserta dilatih bekerja sama, saling mendengarkan, serta menghargai peran masing-masing. Sementara tahfidz dan psikologi musik menjadi penyeimbang agar anak-anak tetap tenang, fokus, dan memiliki kedekatan spiritual.

“Pendekatan kami holistik. Anak-anak tidak hanya diasah keterampilannya, tetapi juga diperkuat mental dan spiritualnya. Musik di sini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana healing dan pembentukan karakter,” jelasnya.
Sebagai puncak kegiatan, para peserta dijadwalkan menampilkan hasil pembelajaran musik di akhir program. Penampilan ini menjadi ajang apresiasi atas proses belajar sekaligus melatih rasa percaya diri pelajar di hadapan publik. Selain itu, seluruh peserta juga memperoleh sertifikat dan kaos eksklusif sebagai bentuk penghargaan dari penyelenggara.
Harmony Camp didukung oleh Yayasan Mitra Insan Sejahtera dan diselenggarakan dengan kuota terbatas agar proses pembinaan berjalan lebih optimal. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi orang tua dan lembaga pendidikan untuk menghadirkan kegiatan liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berdampak positif bagi tumbuh kembang anak.
Dengan konsep edukatif, spiritual, dan emosional yang terintegrasi, Harmony Camp membuktikan bahwa liburan sekolah dapat menjadi momen berharga untuk menambah ilmu, menumbuhkan bakat, serta membangun harmoni dalam diri para pelajar.(rik)






