Guru MA Plus Al Munir dan MAS Darussalam Ikuti Pendampingan Pembelajaran Semester Genap

oleh
Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, SPd, MM menyampaikan sambutannya sekaligus membuka acara, Sabtu 17 Januari 2026. (Erik A Kurnia/Radar Sumedang)

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Seluruh guru MA Plus Al Munir Sumedang dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Darussalam Sumedang mengikuti kegiatan pendampingan dan pembimbingan pembelajaran semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di Kampus MAS Darussalam Sumedang, Jalan Serma Muchtar Baru No. 1, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan pendampingan ini dipandu langsung oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kabupaten Sumedang, Adang, S.Ag., M.Pd.I. Selain diikuti seluruh guru dari kedua madrasah, kegiatan ini juga dihadiri Kepala MA Plus Al Munir Sumedang, H. Budiman, S.Pd., M.M., serta Kepala MAS Darussalam Sumedang, Sarah Sahriani, S.Pd., M.Hum., Gr.

Kepala MA Plus Al Munir Sumedang, H. Budiman, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan kali ini sengaja disatukan antara MA Plus Al Munir dan MAS Darussalam agar lebih efektif sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antar guru.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini disepakati dilaksanakan bersama agar lebih efektif dan menambah motivasi guru-guru dari kedua madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari workshop yang telah dilaksanakan sebelumnya. Menurutnya, guru memiliki tiga tugas utama, yakni merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan melakukan penilaian.

“Hari ini kita fokus pada perencanaan pembelajaran untuk semester genap. Ini bagian dari tugas mulia kita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanah yang telah dipercayakan orang tua kepada madrasah untuk mendidik putra-putri mereka,” katanya.

Budiman juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh warga madrasah agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian pembelajaran harus dipersiapkan dengan matang, seiring perkembangan dan perubahan kurikulum yang terus berlangsung.

“Saat ini kurikulum terus berkembang dan mengalami penyempurnaan. Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri, sehingga kita harus siap beradaptasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pokjawas Madrasah Kabupaten Sumedang, Adang, S.Ag., M.Pd.I., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa saat ini terjadi perubahan pada standar proses pembelajaran seiring kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Standar proses pembelajaran mengalami perubahan. Pembelajaran diarahkan agar lebih berkesadaran, menggembirakan, dan mendalam (deep learning), sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru,” jelas Adang.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Selain itu, perubahan pola pikir (mindset) guru menjadi hal yang sangat penting.

“Kami berharap tidak ada lagi kata ‘sulit’. Jangan kalah sebelum berjuang. Semua bisa dilakukan jika ada upaya dan kemauan,” tegasnya.

Adang juga menjelaskan adanya perubahan capaian pembelajaran dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Jika sebelumnya guru mengenal standar KI 1 sampai KI 4, kemudian berkembang menjadi lima capaian dalam IKM, kini bertambah menjadi delapan capaian pembelajaran dalam KBC.

Dalam kegiatan pendampingan tersebut, para guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan workshop langsung bersama pengawas madrasah. Para peserta dibimbing menyiapkan berbagai dokumen pembelajaran, mulai dari peta konsep pemetaan Kurikulum Berbasis Cinta, modul ajar insersi KBC, hingga perangkat pembelajaran seperti program tahunan (Prota), program semester (Promes), tujuan pembelajaran, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), serta jurnal harian mengajar.

Selain itu, guru juga dibekali pemanfaatan media digital, baik untuk membantu penyusunan perangkat ajar maupun sebagai media pembelajaran bagi siswa, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam dunia pendidikan.(rik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.