Perkuat Sinergi Program Prioritas Nasional

oleh
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menggelar konsultasi publik di ruang rapat Bupati, PPS.

RADARSUMEDANG.id — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam menyukseskan program nasional.

Yang mana dikatakan Dony, berdasarkan paparan Rakornas di Sentul Presiden Prabowo kemarin, disampaikan percepatan pelaksanaan delapan Astacita dan berbagai program prioritas Presiden Prabowo.

Oleh karenanya, Sumedang terus membangun sinergi agar implementasinya di daerah berjalan optimal.

Di sektor ketahanan pangan, Pemkab Sumedang mengembangkan program Satu Hektare Buruh Tani Bangkit (Starbak).

Melalui program ini, pemerintah memfasilitasi lahan pertanian, bantuan benih, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, Sumedang menjadi salah satu daerah perintis yang membuka dan tengah membangun Sekolah Rakyat.

Selain itu, Pemkab Sumedang juga mempercepat pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), KDMP, Cek Kesehatan Gratis, serta mendukung program tiga juta rumah.

“Ketika sandang, pangan, dan papan terpenuhi, itu menjadi indikator penting kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Dony kepada sejumlah awak media, Rabu (4/2/2026) kemarin di PPS.

Menurutnya, percepatan program MBG akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak.

“Setidaknya separuh persoalan kesehatan bisa ditangani sejak awal. Program ini juga menggerakkan ekonomi daerah karena perputaran uang meningkat, mendorong pertumbuhan, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, percepatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) juga terus dilakukan, termasuk pembangunan gedung koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Keberadaan KDMP diharapkan menjadi bagian dari solusi percepatan ekonomi desa. Produk-produk lokal, kata dia, dapat menjadi pemasok dapur MBG sehingga perputaran ekonomi terjadi di tingkat desa.

“Petani dan UMKM harus menjadi pelaku utama. KDMP akan memangkas mata rantai distribusi pasar,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang yang telah melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Dinkes yang telah berikhtiar mempercepat layanan kesehatan,” ucapnya lagi.

Selain itu, ia menyampaikan arahan Presiden Prabowo terkait pencanangan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini mendorong pelaksanaan kerja bakti secara rutin di lingkungan pemerintahan, kecamatan, desa, hingga institusi.

Oleh sebab itu, dirinya meminta Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk menertibkan spanduk dan baliho yang dipasang tidak pada tempatnya, agar wajah kota tetap tertata dan nyaman dipandang.

“Pak Presiden menekankan pentingnya budaya bersih. Sebelum mulai bekerja, lingkungan harus bersih. Alhamdulillah di Sumedang sudah rutin dilaksanakan melalui Jumat Bersih,” katanya. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.