Svara Angklung Insan Sejahtera Sumedang Borong Juara 1 Nasional dan Best Konten

oleh
Tim Svara Angklung SMA (For Radar Sumedang)

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Prestasi gemilang kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Sumedang di tingkat nasional. Tim Svara Angklung SMPIT Insan Sejahtera Sumedang dan Svara Angklung SMAIT Insan Sejahtera Sumedang berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional dalam ajang bergengsi Pasanggiri Angklung Satu HATI (PASH) yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM).

Keberhasilan tersebut diraih setelah kedua tim melewati rangkaian seleksi ketat, mulai dari tahap penyisihan, babak semifinal, hingga final nasional. Dalam kompetisi ini, Svara Angklung Insan Sejahtera berhasil menyisihkan ribuan peserta dari 21 kabupaten dan kota di Indonesia. Babak final PASH sendiri berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan persaingan yang berlangsung ketat dan penuh kreativitas.

Tak hanya meraih juara utama, Svara Angklung SMAIT Insan Sejahtera Sumedang juga sukses menyabet penghargaan Best Konten, berkat kualitas konten reels angklung yang dinilai unggul dari sisi kreativitas, pesan budaya, serta penyajian audio-visual.

Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj Yani Citraeni, SE, MPd, yang akrab disapa Umi Yani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan serta komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi seni dan karakter siswa.

“Prestasi ini adalah buah dari proses panjang, kedisiplinan latihan, dan kecintaan anak-anak terhadap seni budaya. Kami ingin angklung tidak hanya dipelajari sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi media ekspresi kreatif generasi muda yang relevan dengan zamannya,” ujar Umi Yani.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Yayasan Mitra Insan Sejahtera untuk terus mendukung kegiatan seni dan budaya di lingkungan sekolah, sejalan dengan penguatan pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal.

Pasanggiri Angklung Satu HATI (PASH) merupakan kompetisi seni budaya yang digelar oleh Astra Honda Motor (AHM) sebagai bagian dari program pelestarian alat musik tradisional Indonesia. Ajang ini terbuka untuk empat kategori, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan kategori Umum, dengan total hadiah mencapai Rp46 juta. Pendaftaran lomba dibuka sejak 30 Oktober 2025 dan diikuti oleh ratusan tim angklung dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain kategori utama, AHM juga memberikan apresiasi kepada para pemenang dari masing-masing jenjang pendidikan. Panitia turut menetapkan dua tim angklung terfavorit yang berhasil menarik perhatian publik melalui media sosial selama kompetisi berlangsung.

Penampilan tim Svara Angklung SMAIT Insan Sejahtera (foto atas) dan tim Svara Angklung SMPIT Insan Sejahtera (foto bawah)

Dalam ajang ini, para peserta menampilkan beragam genre musik, mulai dari lagu daerah, lagu anak-anak, hingga lagu tema film yang diaransemen secara kreatif dengan instrumen angklung. General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menilai keberagaman aransemen tersebut menunjukkan fleksibilitas angklung sebagai alat musik tradisional yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Ini membuktikan angklung mampu berpadu dengan berbagai jenis musik. Teknik permainan, kreativitas aransemen, hingga estetika dalam penampilan menjadi poin utama dalam penilaian,” ungkapnya.

Pada babak semifinal, peserta diwajibkan mengunggah dua karya angklung, yakni karya lagu sesuai kategori dan karya yang disiapkan untuk penilaian final. Selain itu, peserta juga harus mengunggah konten reels angklung di media sosial sebagai bagian dari penilaian kreativitas dan popularitas.

Sementara itu, pada babak final, para finalis diminta menampilkan karya angklung dengan lagu bebas serta menyajikan konten reels yang kreatif, atraktif, dan relevan dengan pesan pelestarian budaya. Penilaian tidak hanya berfokus pada kualitas musikalitas dan kekompakan permainan angklung, tetapi juga mencakup aspek kreativitas konten, durasi maksimal dua menit, format video vertikal rasio 9:16, kualitas audio-visual, serta kekuatan pesan yang disampaikan kepada publik.

Keberhasilan Svara Angklung SMPIT dan SMAIT Insan Sejahtera Sumedang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan sekolah lainnya untuk terus berinovasi dalam melestarikan seni budaya bangsa, sekaligus membuktikan bahwa kearifan lokal mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.(rik/net)

No More Posts Available.

No more pages to load.