RADARSUMEDANG.id, KOTA – Koperasi Konsumen Warga Pertanian Sumedang mencatatkan kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar 3 persen pada tahun buku 2025. Capaian tersebut mengukuhkan Muhammad Yusuf kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Koperasi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar Kamis (12/2).
RAT yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang Dr. Tono Suhartono serta perwakilan Dinas Koperasi UMKM PP Kabupaten Sumedang, Selly, itu juga menegaskan kondisi koperasi dalam kategori sehat.
“Koperasi ini menyandang predikat Baik. Pelaksanaan RAT hari ini sekaligus mengukuhkan peningkatan SHU sebesar 3 persen,” tegas Selly.
Peningkatan tersebut dinilai sebagai bukti efektivitas manajemen Yusuf dalam mengelola aset ribuan anggota sejak koperasi berbadan hukum pada 4 Januari 2022.
Transparansi laporan keuangan dan konsistensi pelaksanaan RAT turut menjadi indikator kepercayaan anggota.
Yusuf menegaskan, capaian itu menjadi pijakan untuk memperluas penguatan sektor riil koperasi.
“Perjalanan dari tahun 1986 hingga 2026 ini membuktikan kita tangguh. Dengan kemitraan bersama pemasok pangan besar, kita pastikan anggota mendapatkan akses kebutuhan pokok yang murah dan berkualitas,” ujarnya.
Selain menjalankan program pinjaman pendidikan bagi anggota yang kuliah di Universitas Winaya Mukti (Unwim) dan pembiayaan kendaraan, koperasi kini fokus memperluas jaringan kemitraan pangan strategis.
Ada yang berbeda dalam RAT tahun ini. Sejumlah stand korporasi memadati area kegiatan, di antaranya layanan kacamata (optik) serta produk pangan beku dari Nirwana Frozen Food asal Tanjungsari.
Nirwana Frozen Food menggandeng PT Malindo Food Delight serta CV Usaha Langgeng Bersama asal Cikampek, rumah potong hewan (RPH) sapi dengan kualitas premium dan harga kompetitif.
“Hari ini kami menyajikan produk Malindo Food Delight seperti sosis, nugget, dan bakso dengan harga sangat murah untuk anggota,” ujar Gilang Herdian, pendiri Paguyuban Pedagang Baraya Pasundan yang menginisiasi stand tersebut.
Gilang menghadirkan langsung Aris Setiadi, Area Sales Manager West Java PT Malindo Food Delight, serta Ferri Ferdiawan, Sales Manajer CV Usaha Langgeng Bersama. Mereka memperkenalkan daging sapi lokal terbaik hingga produk kualitas ekspor.
“Kami membawa daging sapi lokal dengan harga di bawah pasar. Kerja sama ini bersifat jangka panjang, terlebih kedua perusahaan memiliki kompetensi sebagai pemasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tambah Gilang.
Ferri menambahkan, pihaknya telah banyak bekerja sama dengan dapur-dapur MBG di wilayah Jawa Barat, sehingga suplai dan kualitas produk terjamin.
Tak hanya memperkuat stok pangan koperasi, Paguyuban Pedagang Baraya Pasundan yang dipimpin Gilang kini menaungi sekitar 1.000 anggota, dengan 60 persen di antaranya merupakan pedagang frozen food yang tersebar di Sumedang.
“Kami membuka peluang bagi siapa saja yang ingin memulai usaha sosis bakar, seblak, atau bakso. PT Malindo Food Delight siap menjadi pemasok utama bahan pokok bagi UMKM di Sumedang,” pungkasnya. (tha)





